Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Periksa Pacar Korban

Sukasada

Senin, 2 Maret 2009, 13:31 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

gantung diriMengungkap lebih dalam kasus bunuh diri yang dialami oleh Desak Nyoman Putri Adnya Suari (18), mahasiswi D2 PGTK Unduksha Singaraja, Unit Reskrim Polsektif Sukasada memeriksa secara intensif pacar korban.

Rasa penyesalan nampaknya tersirat dalam wajah I Gusti Ngurah Bagus Arya Putra alias Delut alias Gungde (23) saat menjalani pemeriksaan hingga Senin (2/3) di Mapolsektif Sukasada.

Mahasiswa semester tujuh Jurusan BK Undiksha Singaraja itu tidak menyangka korban berbuat senekat itu.

“Saya tidak menyangka dia (Putri Adnya Suari) akan berbuat nekat seperti itu, memang apa yang ditulisnya benar, tapi saya hanya main-main saja, saya menyesal telah kehilangan dia,” ungkap Delut alias Gungde yang berasal dari Petang Badung.

Selain memeriksa pacar korban, polisi juga meminta keterangan tiga saksi lainnya, diantaranya Luh Suarmini (21) dan Agung Trisna (18) serta melakukan otopsi di RSUD Kabupaten Buleleng.

”Ada empat saksi telah kita periksa, termasuk melakukan otopsi di RSUD Buleleng dan jenasah tidak menunjukan adanya tanda-tanda kekerasan sehingga langsung kita serahkan kepada keluarga yang datang dari gianyar,” papar Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga.

Sebelumnya, warga di Perumahan Panji Asri digegerkan dengan tewasnya mahasiswi D2 PGTK Undiksha Singaraja di sebuah rumah kontrakan di Panji Asri J/10.

Kematian mahasiswi itu menyisakan tanda tanya bagi warga di Perumahan Panji Asri. Namun yang jelas, penyebab tewasnya Desak Nyoman Putri Adnya Suari asal Lingkungan Pas Dalem, Kelurahan Gianyar disebabkan ulah pacar korban yang telah ‘mengarap’ empat kali dalam sepekan.


Beberapa bukti yang mengarah pada penyebab tewasnya mahasiswi Undiksha tersebut akibat ulah pacarnya yang diketahui bernama Gung De alias Delut berdasarkan sejumlah pesan dalam coretan kertas yang ditemukan, oleh polisi, baik yang tertempel pada pintu kamar dan empat lembar kertas yang ditemukan di bawah kasus tempat tidur. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami