Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
250 Hektar Lahan Mangrove Beralih Fungsi
Tanjung Bungkak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
mangroveKeberadaan hutan mangrove di Bali terus berkurang. Di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali saja, sebanyak 250 hektar lahan hutan mangrove telah beralih fungsi.
Berdasarkan catatan Kantor Unit Pelaksana Teknis Tahura Ngurah Rai Bali, sebagian besar alih fungsi hutan mangrove untuk lahan pembangunan fasilitas publik. Seperti pembangunan kantor PLN di Pesanggaran dan Nusa Dua. Termasuk juga perluasan tempat pembuangan akhir (TPA) suwung yang kini luasnya mencapai 40 hektar.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Tahura Ngurah Rai Bali Wayan Nuada ketika ditemui beritabali.com di Tanjung Bungkak (14/3) menyatakan alih fungsi lahan menjadi ancaman terbesar keberadaan hutan mangrove di Bali.
Apalagi Tahura Ngurah Rai diapit oleh 3 kawasan wisata terbesar di Bali yaitu Nusa Dua, Kuta dan Sanur.
“Perkembangan pariwisata Nusa Dua, Kuta dan Sanur termasuk juga kota Denpasar memerlukan pembangunan sarana fasilitas umum. Sedangkan untuk membangun fasilitas umum memerlukan lahan, kemudian lahan yang potensial untuk dialih fungsikan adalah lahan mangrove itu sendiri,” jelas Wayan Nuada.
Nuada menambahkan secara keseluruhan luas hutan mangrove di Bali mencapai 4. 750 hektar. Dimana hutan mangrove di Bali tersebar di Pulau Nusa Lembongan, Tahura Ngurah Rai dan Taman Nasional Bali Barat (TNBB).
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan