Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Polisi Selidiki Distribusi Nasi Bungkus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus keracunan nasi bungkus ratusan warga Gerokgak Buleleng kini dilimpahkan Polsektif Gerokgak ke Sat Reskrim Polres Buleleng. Penyelidikan kini difokuskan pada distribusi nasi bungkus.
”Polisi masih melakukan koordinasi untuk mencari dan mengetahui distribusi nasi bungkus yang diduga terlambat dikonsumsi warga yang tertimpa keracunan itu. Untuk mengintensifkan penyidikan, polisi berencana akan memanggil dan memeriksa pemasok nasi bungkus tersebut,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dalam penangganan kasus tersebut, tidak menutup kemungkinan polisi akan meminta keterangan pejabat di Jajaran Pemkab Buleleng.”Memang sudah ada beberapa pejabat terkait masalah itu akan kita panggil untuk memberikan keterangan,” ujar Sudirsa.
Untuk memastikan adanya faktor kesengajaan maupun musibah yang menimpa warga di Kecamatan Gerokgak tersebut, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan secara laboratorium oleh Tim Labforensik.Sebelumnya, korban keracunan nasi bungkus di Kecamatan Gerokgak Buleleng mencapai seratus orang. 10 orang dari Desa Gerokgak, 37 orang dari Desa Banyupoh, 17 orang dari Desa Sumberkima, 31 orang dari Desa Pejarakan, 4 orang dari Desa Sanggalangit dan satu orang dari Desa Pemuteran.
100 orang korban keracunan tersebut menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Buleleng, Rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja dan Puskesmas Kecamatan Gerokgak.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 400 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 355 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 350 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang