Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Polisi Bidik Penyedia Nasi Bungkus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Diduga kuat lantaran lalai saat menyediakan nasi bungkus, Sat Reskrim Polres Buleleng membidik penyedia nasi bungkus yang disebarkan dalam rangkaian ulang tahun Kota Singaraja.
Sat Reskrim Polres Buleleng telah berhasil mendeteksi asal muasal nasi bungkus sebagai penyebab keracunan yang menimpa 100 warga di Kecamatan Gerokgak. Sembari menunggu hasil lab forensik terhadap sampel sisa nasi bungkus, muntahan dan darah dari sejumlah korban.
Penyidik Satreskrim Polres Buleleng yang mengambil alih kasus tersebut, sudah menyiapkan panggilan kepada sejumlah pejabat Pemkab Buleleng yang terlibat dalam prgram nasi bungkus tersebut. Diantaranya pejabat dan pengelola program nasi bungkus pada instansi PDAM dan Dishutbun Kabupaten Buleleng.
”Yang kita bidik antara lain penyedia atau pembuat nasi bungkus. Untuk itu kita menggali informasi dari sejumlah pejabat dan pengelola nasi bungkus di dua instansi yang ditunjuk melayani wilayah Gerokgak. Hasil penyelidikan menyebutkan, nasi bungkus di wilayah Gerokgak dipasok oleh dua instansi di Buleleng,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dalam mengungkap kasus keracunan massal, jajaran Polres Buleleng telah memeriksa puluhan saksi untuk melengkapi penyelidikan dan penyidikan yang selanjutnya ditangani Satreskrim Polres Buleleng.
”Penyelidikan sudah mengerucut, tinggal mencocokkan dengan hasil test yang dilakukan labforensik terhadap barang bukti yang kita sita, termasuk sampel darah dari para korban karacunan, dugaan kuat mengarah pada unsur kelalaian pembuat nasi bungkus. Kecil kemungkinan adanya unsur sabotase terhadap kegiatan peringatan Ke-405 Kota Singaraja yang digelar Pemkab Buleleng,” papar Sudirsa.
Sebelumnya, korban keracunan nasi bungkus di Kecamatan Gerokgak mencapai seratus orang, 10 orang dari Desa Gerokgak, 37 orang dari Desa Banyupoh, 17 orang dari Desa Sumberkima, 31 orang dari Desa Pejarakan, 4 orang dari Desa Sanggalangit dan satu orang dari Desa Pemuteran. 100 orang korban keracunan tersebut menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Buleleng, Rumah Sakit Parama Sidhi Singaraja dan Puskesmas Kecamatan Gerokgak.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3819 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1764 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang