Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Bali Process Kedepankan Repatriasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Negara-negara yang tergabung dalam Bali Process sepakat untuk mengedepankan langkah repatriasi dalam penanganan penyelundupan dan perdagangan manusia.
41 negara Bali Process dalam Konferensi Regional Ke-3 tentang penyelundupan dan perdagangan manusia di Nusa Dua, Rabu (15/4) berpandangan repatriasi merupakan langkah yang harus dikedepankan mengingat banyak alasan seseorang menjadi korban penyelundupan dan perdagangan manusia.
Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda menyatakan Negara-negara Bali Process kini sedang mengidentifikasi motif-motif penyebab penyelundupan dan perdagangan manusia. Apalagi setiap Negara memiliki akar masalah yang berbeda.
“Setiap Negara memiliki akar masalah berbeda, ada yang masalah ekonomi, sehingga dapat dilakukan repatriasi dengan memberikan pembekalan pelatihan, ada juga akibat perang sehingga tentunya sulit kondisinya,” ujar Hasan Wirayuda.
Hasan Wirayuda menyebutkan proses repatriasi tetap memperhatikan keinginan para korban dan kebijakan masing-masing Negara. Menurut Hasan Wirayuda, pada dasarnya upaya repatriasi di kawasan Asia-Pasifik akan lebih mudah daripada di kawasan Negara-negara Afrika dan Amerika Latin.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8553 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5905 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3708 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2534 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar