Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Babi Hidup dan Daging Olahan Dilarang Masuk Bali

Selasa, 28 April 2009, 14:19 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pasca merebaknya kasus flu babi, pemerintah Propinsi Bali semakin memperketat pengawasan lalu lintas ternak babi maupun daging babi potong. Untuk mencegah penyebaran virus flu babi, Dinas Pertenakan Propinsi Bali melarang semua jenis ternak babi maupun daging babi potong luar masuk ke Pulau Bali.

Kebijakan melarang masuknya ternak babi maupun daging olahan dari luar ke Bali ini diperketat semenjak wabah flu babi merebak di Mexico dan beberapa negara lain di dunia.

“Bekerjasama dengan pihak Balai Karantina Bali, Dinas Peternakan Bali memperketat pengawasan masuknya babi hidup maupun daging babi di semua pintu masuk ke Bali,” ujar Ida Bagus Alit, Kepala Dinas Peternakan Bali.

Selain melarang semua jenis babi dan daging olahan dari luar masuk Bali, Dinas Peternakan Bali juga mengimbau semua peternak di Bali agar meningkatkan biosecurity di kandang babi.

“Para peternak babi kita minta untuk menjaga kebersihan kandang dengan membersihkannya minimal dua kali sehari. Penyemprotan desinfektan juga dianjurkan guna mencegah penularan virus flu babi ke Bali,” kata Kepala Dinas Peternakan Bali, Ida Bagus Alit, hari ini.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus flu babi ke Bali, Dinas Peternakan Bali juga sudah meminta bantuan vaksin SE dan HC ke pemerintah pusat sebanyak 16 ribu dosis. Selain meminta bantuan vaksin, dinas peternakan juga meminta bantuan masker dan sarung tangan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami