Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
23 Mahasiswa ISI Denpasar Tersangka
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyidik Poltabes Denpasar kembali menambah deretan tersangka mahasiswa ISI Denpasar yang tersangkut dalam kasus penyegelan kampus ISI Denpasar beberapa waktu lalu. Totalnya kini menjadi 23 tersangka. Sementara puluhan mahasiswa itu dikenakan wajib lapor.
Dalam pengamatan beritabali.com, pada Senin (11/05), dari 23 tersangka itu, 5 mahasiswa menjalani pemeriksaan intensif di penyidik Reskrim Poltabes Denpasar. Mereka adalah Ngurah Krisna Murti, I Putu Adi Sujana, Made Sudiatmika, Adi Gunarta, Muliana.
Sebenarnya, yang dipanggil penyidik dalam pemeriksaan itu, ada 7 mahasiswa. Berhubung dua mahasiswa tidak ada di kampus, pemeriksaan hanya dialamatkan kepada 5 mahasiswa saja.
Menurut Pahumas Poltabes Denpasar Kompol Ketut Suwetra, mahasiswa bernama Putu Rekayasa, berhenti menjadi mahasiswa di kampus ISI Denpasar. Sementara mahasiswa bernama Eta, study di Lampung.
“Namun keduanya tetap akan dimintai keterangan,”jelasnya, pada Senin (11/05) .Rencananya, kata Kompol Suwetra, 5 mahasiswa akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan, padaSelasa (12/05). Mereka adalah Eka Laksana, Eta, Anom Adnyana, Arimbawa dan IB Gede Triana Putra.
“Jadi total tersangka mencapai 23 orang dari mahasiswa ISI Denpasar. Mereka dikenakan pasal membuat perasaan tidak menyenangkan,”tegasnya.
Diterangkanya, para mahasiswa tidak dilakukan penahanan. Dan mereka wajib lapor dan terus menjalani pemeriksaan bila sewaktu waktu dibutuhkan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3397 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2331 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1869 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan