Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polda Geledah Rumah Adik Bupati Bangli

Senin, 18 Mei 2009, 17:27 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pengusutan tewasnya wartawan harian Radar Bali, Anak Agung Gede Bagus Narendra Prabangsa, kian mengerucut. Jajaran Dit Reskrim Polda Bali, hari ini (18/5) menggeledah tiga unit rumah I Nyoman Susrama, adik Bupati Bangli Nengah Arnawa.

Dari rumah adik Bupati Bangli ini, polisi menyita sejumlah benda berupa karpet berisi bercak darah dan senjata rencong yang ditempel di dinding rumah pengusaha itu.

Penggeledahan rumah Susrama, berlangsung dari pukul 07.00 wita hingga pukul 16.00 WIta.Tim Dit Reskrim Polda Bali dipimpin Kasat I AKBP Ahmad Nurwakhid, bergerak ke rumah Susrama di kawasan Blumbang, Kawan, Bangli.

Saat penggeledahan berlangsung, Susrama menjalani pemeriksaan di Polda Bali dengan didampingi 12 Pengacara. Susrama diperiksa dari pukul 14.10 wita.

Salah seorang Kuasa Hukum Susrama, I Wayan Yarmada SH mengatakan, kliennya diperiksa sebagai saksi dalam kasus kematian Prabangsa.Dikatakanya, di rumah kliennya, polisi menemukan karpet, hiasan dinding berbentuk rencong dari Aceh.

Kata dia, pemeriksaan tersebut terkait dengan ditemukannya bercak darah di trotoar depan rumah jabatan Bupati Bangli.Polisi juga memeriksa mobil jenis Kijang Rover yang diduga dipergunakan mengangkut mayat Prabangsa.

“Mobil itu masih ada di Yogyakarta dan rencananya akan dikirim ke Bali menggunakan jasa angkut kontainer,” sebut Yarmada kepada wartawan sambil mengatakan, kliennya sudah dua kali diperiksa.

Disinggung apakah kliennya mengenal almarhum Prabangsa, kata Yarmada, kliennya pernah bertemu almarhum.Hingga saat ini, lanjut Yarmada, sudah ada 6 saksi yang telah diperiksa di Polda Bali. Selain Susrama, juga ada Hening Puspita, Made Sentana dan orang lainnya.

Menurut Yarmada, timnya terdiri 12 orang ditunjuk sebagai kuasa hukum seluruh saksi tersebut.Menyoal pemeriksaan Susrama, Direktur Reskrim Polda Bali Komisaris Besar Wilmar Marpaung enggan memberikan komentar saat dicegat wartawan, Senin (18/05) di depan Direktorat Reskrim Polda Bali.

Pemeriksaan Susrama diduga ada kaitannya dengan kematian Prabangsa yang ditemukan tewas di Perairan Teluk Bungsil Pelabuhan Padangbai, Karangasem, 16 Februari lalu. Korban diduga dibunuh secara sadis dan terencana. 
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami