Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Belum Ada Rencana Aksi Yang Tepat

Sanur

Selasa, 19 Mei 2009, 15:54 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Komite nasional pengendalian flu burung dan kesiap siagaan menghadapi pandemic influenza (Komnas FBPI) memutuskan untuk melakukan surveilens masal. Keputusan ini sebagai tidaklanjut penyebaran penularanflu A atau H1N1 yang terjadi secara meluas di beberapa daerah di Indonesia.

2 susfec flu A teridentifikasi di Makasar, 10 susfec di kepulauan Riau, 5 suspect di Banten dan 40 suspect di Batam. Kondisi tersebut merupakan bagian dari scenario simulasi penanganan flu A/H1N1 di Sanur Bali.

Simulasi antar pemerintah daerah ini sebagai atisipasi penanganan flu A di Indonesia. Ketua Tim Control AI dan Kesiapsiagaan Pandemi Unicef Indonesia Suzana Dyne pada keteranganya di Sanur (19/5) menyatakan simulasi antar pemerintah daerah ini bertujuan untuk melihat koordinasi antar daerah jika terjadi penularan flu A di Indonesia. Apalagi belum ditemukan rencana aksi yang tepat dalam penanggulangan flu A

"Dunia ini tidak tahu sebetulnya aksi apa yang paling bagus. Karena itu kita harus coba dan belajar dari pandemic lain. Seperti tahun 1918 seperti di Amerika, ada satu bagian Amerika yang tutup sekolah. Tetapi ada daerah lain yang tidak,” jelas Suzana Dyne.


Ketua Tim Control AI dan Kesiapsiagaan Pandemi Unicef Indonesia Suzana Dyne berharap pemerintah daerah di Indonesia lebih intensif melakukan koordinasi untuk menghindari upaya pencegahan secara sektoral. Belum lagi wilayah Indonesia yang cukup luas menjadi salah satu hambatan dalam melakukan penanganan secara cepat. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami