Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Seorang Pelaku Pegawai Disdik Bangli
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tersangka pembunuh AA Narendra Prabangsa berkembang. Setelah menangkap tujuh tersangka, jajaran Dit Reskrim Polda Bali kembali membekuk dua pelakunya, yakni Gus Oblong dan Nyoman Sueita alias Maong (44). Keduanya berperan sebagai eksekutor dan pembuang mayat Prabangsa ke laut.
Dua tersangka dibekuk, pada Senin (25/5) malam. Tersangka Maong yang diketahui, pegawai tidak tetap (PTT) Disdik Bangli ditangkap di rumahnya di Jl. Majapahit, Bangli. Sedangkan Gus Oblong diamankan di RSU Bangli.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Gde Sugianyar, Selasa (26/5), membenarkan ada penambahan dua tersangka. Selengkapnya, jumlah tersangka yang ada kini berjumlah sembilan orang.
Sejatinya, Nyoman Susrama ditahan di sel khusus Brimob, 7 tersangka di Polda Bali dan satu tersangka di RSU Bangli karena lumpuh separuh.‘’Tersangka Gus Oblong masih dirawat sehingga dijaga polisi,’’ ucap Sugianyar.
Kombes Sugianyar mengatakan, kedua tersangka berperan sebagai eksekutor dan pembuangan mayat.Menurutnya, dua tersangka ini awalnya sudah diamankan dan diperiksa sebagai saksi. Hasil penyelidikan pun berkembang dan mengarah keterlibatan dua tersangka.
Komentar terpisah dijelaskan Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Akhmad Nurwakhid. Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan, Nyoman Susrama, tak hanya melakukan pemukulan tapi ikut melakukan pemukulan terhadap Prabangsa.Dikala pemukulan dengan balok kayu, Prabangsa dikabarkan sempat menangkis dan pada akhirnya pergelangan tangan kanan patah.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang