Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seorang Pelaku Pegawai Disdik Bangli

Selasa, 26 Mei 2009, 17:43 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tersangka pembunuh AA Narendra Prabangsa berkembang. Setelah menangkap tujuh tersangka, jajaran Dit Reskrim Polda Bali kembali membekuk dua pelakunya, yakni Gus Oblong dan Nyoman Sueita alias Maong (44). Keduanya berperan sebagai eksekutor dan pembuang mayat Prabangsa ke laut.

Dua tersangka dibekuk, pada Senin (25/5) malam. Tersangka Maong yang diketahui, pegawai tidak tetap (PTT) Disdik Bangli ditangkap di rumahnya di Jl. Majapahit, Bangli. Sedangkan Gus Oblong diamankan di RSU Bangli.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Gde Sugianyar, Selasa (26/5), membenarkan ada penambahan dua tersangka. Selengkapnya, jumlah tersangka yang ada kini berjumlah sembilan orang.

Sejatinya, Nyoman Susrama ditahan di sel khusus Brimob, 7 tersangka di Polda Bali dan satu tersangka di RSU Bangli karena lumpuh separuh.‘’Tersangka Gus Oblong masih dirawat sehingga dijaga polisi,’’ ucap Sugianyar.

Kombes Sugianyar mengatakan, kedua tersangka berperan sebagai eksekutor dan pembuangan mayat.Menurutnya, dua tersangka ini awalnya sudah diamankan dan diperiksa sebagai saksi. Hasil penyelidikan pun berkembang dan mengarah keterlibatan dua tersangka.

Komentar terpisah dijelaskan Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Akhmad Nurwakhid. Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan, Nyoman Susrama, tak hanya melakukan pemukulan tapi ikut melakukan pemukulan terhadap Prabangsa.Dikala pemukulan dengan balok kayu, Prabangsa dikabarkan sempat menangkis dan pada akhirnya pergelangan tangan kanan patah. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami