Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Demokrat Capai Rp. 6,3 M, PMB Hanya 1 Juta
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Partai Demokrat tercatat sebagai pengguna dana kampanye tertinggi dalam pemilu legislative di Bali. Selama pemilu legislatif Partai Demokrat menghabiskan dana kampanye mencapai Rp. 6,3 milyar.
Data ini terungkap dari hasil audit dana kampanye oleh Kantor Akuntan Publik yang diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali. Pada urutan kedua yaitu PKPB dengan dana kampanye sebesar Rp. 2,84 Milyar.
Pada urutan ketiga terdapat Partai Hanura, dengan penggunaan dana kampanye mencapai Rp. 2,18 Milyar. Sedangkan PDIP menempati urutan keempat dengan penggunaan dana kampanye mencapai Rp. 2,12 Milyar.
Ketua Pokja Audit Dana Kampanye KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Rakasandhi pada keteranganya di Renon (30/5) menyampaikan dari hasil audit secara umum tidak ditemukan adanya penyalahgunaan penerimaan ataupun penggunaan dana kampanye. “Sejauh ini dari hasil audit tidak ada komentar, ini berarti tidak ada permasalahan dari dana kampanye yang diaudit” jelas I Dewa Kade Wiarsa Rakasandhi.
Sementara berdasarkan data KPU Bali, partai politik yang menggunakan dana kampanye paling sedikit adalah Partai Matahari Bangsa. Dimana Partai Matahari Bangsa hanya menggunakan dana kampanye sebesar Rp. 1 juta. Pada urutan kedua terdapat Partai Barisan Nasional dengan penggunaan dana kampanye sebesar Rp. 6,4 Juta.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 837 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 717 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 537 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 516 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik