Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Oplosan, Mikol Jenis Anggur Disita

Mendoyo

Rabu, 3 Juni 2009, 16:33 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Banyaknya korban tewas akibat minum arak oplosan membuat Tim Pengawasan Minuman Beralkohol (Mikol) Kabupaten Jembrana segera bereaksi dengan melakukan pengawasan di sejumlah warung dan toko di seluruh Jembrana yang diduga menjual mikol.

Dari hasil penyisiran Tim di sejumlah toko dan warung di wilayah Kecamatan Melaya, ditemukan minuman anggur putih merk OT yang diduga oplosan lantaran dijual tanpa dilengkapi label edar.

 


Sementara di sejumlah warung dan toko di Desa Yeh Embang, Mendoyo, petugas juga menemukan puluhan anggur hitam merek OT yang juga dijual tanpa label edar. Kedua minuman tanpa hologram tersebut akhirnya disita oleh Tim Gabungan yang dikoordinir Dinas Perindagkop Kabupaten Jembrana.

Menurut Putu Wiarti, penjual minuman tersebut terungkap kalau pihaknya menerima minuman tersebut dari sub distributor yang ada di Baler Bale Agung, Jembrana. “Saya tidak tahu kalau minuman tersebut illegal,” akunya, Rabu (3/6).

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindagkop Jembrana, Suherman mengungkapkan kegiatan pengawasan terhadap mikol dan miras tidak semata-mata karena berjatuhannya korban minuman arak oplosan namun sudah merupakan tugas pokok dan fungsi lembaganya untuk mengemban amanah Perda No. 6 Tahun 2007 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

“Terhadap minuman yang disita karena tidak dilengkapi label edar, kami akan melaporkannya ke Provinsi, karena kewenangan pengeluaran hologramnya merupakan kewenangan Provinsi,” terangnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Diskominfo Buleleng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami