Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Presiden Tak Lagi
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI 2009 boleh dibilang tampil beda. Pasalnya, pada acara pembukaannya yang dijadualkan pada Sabtu (13/6) akan dibuka langsung Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, dan bukan Presiden RI sebagaimana tradisi yang berlaku selama ini.
"Ya, pembukaan PKB XXXI nanti akan dilakukan Pak Gubernur (Mangku Pastika), dan tidak Presiden," ujar Made Santa, SE,M.Si, Sekretaris Panitia PKB XXXI, di Renon, Sabtu (6/6). Upacara pembukaannya akan dilakukan di Banjar Kayumas, sebelah timur Gedung Jayasabha, sekaligus menjadi garis start pawai.
Ditanya apakah perubahan format pawai yang drastis ini ada kaitan dengan politik, Santa menegaskan tidak ada sama sekali. Alasan pokoknya semata-mata untuk lebih memberikan kesempatan lebih banyak kepada seniman peserta pawai dalam mempertontonkan kesenian yang diusungnya. Sementara masyarakat penonton juga lebih banyak bisa mengapreasiasi suguhan seni dari peserta pawai.
Hal ini, menurut Santa, karena sepanjang jalur pawai yang dilalui akan ada tiga panggung masing-masing di Banjar Kayumas, Kelandis dan berakhir di Banjar Bengkel. Berbeda dengan yang dilakukan di Renon, yang panggungnya hanya satu (panggung Presiden), sehingga setelah melewati panggung itu, peserta pawai cenderung tampil tidak karuan bahkan bubar.
Seperti biasa, PKB XXXI 2009 ini juga diikuti peserta asing sebanyak 5 negara, yakni Jepang (4 grup), Thailand, AS, Meksiko, dan China. Sedangkan peserta luar Bali sebanyak 12 provinsi, antara lain Sumsel, Sulut.
Kegiatan PKB yang akan berlangsung sebulan penuh ini bakal menggelar 180 jenis kesenian dengan melibatkan sekitar 14 ribu seniman, dengan total kegiatan sampai 200 kegiatan.
Ditanya dana yang dianggarkan, Santa menyebutkan sebesar Rp 3,9 miliar, atau naik Rp 80 juta dibandingkan tahun lalu. Dari dana itu, Rp 2,8 miliar didistribusikan kepada kelompok kesenian/sekaa se-Bali, dan Rp 1,1 miliar dialokasikan ke seksi-seksi termasuk pengadaan piagam termasuk hadiah lomba. "Sedangkan dana yang dianggarkan ke sekretariat hanya Rp 68 juta," pungkas Santa.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2034 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1901 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1569 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1403 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan