Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Suwena Adalah Buruh Serabutan

Jumat, 19 Juni 2009, 17:04 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Wayan Suwena, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Polda Bali gadungan yang berhasil dibekuk Polres Jembrana ternyata dalam kesehariannya adalah buruh serabutan dan tukang kembar ayam (joki ayam) di arena sambung ayam yang berlokasi di bilangan Jalan Patih Nambi, Denpasar.



Ketika ditemui di Polres Jembrana, I Wayan Suwena (27) mengakui semua perbuatannya itu dan mengaku kalau dirinya hanya orang suruhan. Otaknya adalah temannya yang hingga kini masih buron. “Saya hanya disuruh oleh teman saya yang saya kenal di arena tajen. Dia baik sama saya karena sering memberi saya uang makanya saya mau,” ujarnya.

 

 



Menurut Suwena, awalnya dirinya diberikan amplop berisi uang Rp. 300 ribu, pistol korek api, 2 lencana kewenangan polisi ukuran besar dan kecil serta surat tugas Densus 88. Kemudian temannya itu mengajaknya pergi ke Jembrana untuk menemui Wayan yang disebutnya sebagai pengepul togel dan pernah satu sel dengan temannya itu.



“Teman saya marah karena gara-gara Wayan ini dia ikut-ikutan tertangkap,” tandasnya. Jika tertangkap dalam menjalankan aksinya, kata Darmadi, temannya meminta dirinya cukup menunjukkan surat tugas palsu itu. “Saat saya beraksi teman saya hanya mengawasi dari jauh saja. Kalau nanti ada masalah, saya diminta untuk menunjukkan surat tugas tersebut, pasti aman,” terangnya.



Setelah berhasil memperdaya Aditya Darmadi, seorang sales rokok, Suwena yang hanya tamatan SD itu bersama temannya, meluncur mencari Wayan di Melaya yang kemudian berhasil menggasak uang dan ponsel milik Wayan. “Habis itu, kami meluncur menuju Gilimanuk,” tandasnya. Apesnya, sesampainya di depan Pura Dalem, Gilimanuk, motor yang dikendarai Suwena rusak sedangkan temannya meneruskan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk.



“Karena motor saya rusak makanya saya perbaiki di bengkel dekat pura dalem itu. Saat saya menunggui motor saya yang sedang diperbaiki itulah saya ditangkap polisi,” katanya. Suwena mengaku kalau dirinya baru pertama kali melakukan aksinya menjadi anggota Densus 88.



Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana saat ditemui terpisah, Jumat (19/6), mengakui kalau kejahatan dengan modus mengaku menjadi anggota polisi belakangan ini cukup sering terjadi. Untuk itu Suardana meminta agar masyarakat waspada jika ada orang yang mengaku polisi namun perilakunya mencurigakan.



“Jika curiga apalagi sampai dia memaksa minta uang atau sesuatu, minta dia menunjukan surat tugasnya, kalau masih mencurigakan segera laporkan,” pintanya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami