Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Alat Bantu Tuna Netra Belum Diterima KPUD

Tabanan

Jumat, 3 Juli 2009, 13:43 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

KPU Tabanan hingga, Jumat (3/7) ini belum menerima logistik berupa template alat bantu tuna netra Pilpres 2009 sebanyak 607 lembar. Padahal kekurangan itu sudah dilaporkan ke Propinsi dan Pusat 30 Juni lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Divisi Logistik KPU Tabanan I Ketut Narta, Jumat (3/7).

Dikatakannya, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, logistik template alat bantu tuna netra tersebut masih dalam perjalanan. Dan diperkirakan besok atau lusa (Minggu, 5/7) logistik itu sudah sampai di Tabanan.

Sedangkan logistik lainnya seperti surat suara yang sebelumnya ada kekurangan sudah terpenuhi sebanyak 995. Kekurangan logistik lainnya seperti spidol kecil merah alat pemberi tanda pilihan sebanyak 80 buah, bolpoin hitam 50 buah, spidol besar 30 buah, sudah ditanggulanginya.

Begitu juga dengan buku panduan KPPS yang berjumlah 607 akan diperbanyak menggunakan anggaran DIPA. "kami mengambil inisiatif ini, agar proses pendistribusian logistik bisa terlaksana dengan cepat,” jelasnya.

Narta juga menegaskan, logistik pilpres ini akan didistribusikan mulai Senin (6/7) dari pukul 08.00 langsung ke 129 desa yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Distribusi logistik tidak seperti pemilu legislatif yang harus ke kecamatan, melainkan dari kantor KPU langsung diterima di tingkat desa oleh PPS,” tegasnya.

Dalam pendistribusiannya, KPU akan menggunakan 10 armada pengangkut sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada.

“Saya pastikan pengiriman logistik satu hari selesai karena jumlah kotak suara tidak terlalu banyak, kotak suara hanya satu buah per TPS dengan jumlah TPS 607, tidak seperti pileg lalu yang empat kotak per TPS dengan jumlah TPS 1066,” pungkasnya. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami