Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penitipan Penyu di Taman Penyu Dipertanyakan
Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Proses penangkapan terhadap penyelundupan 42 ekor penyu di Seririt Singaraja berbutut panjang. Beberapa aktivis pencinta satwa mempertanyakan keberadaan ke-42 ekor penyu tersebut. Para aktivis bahkan meragukan atas proses hukum dari penyelundupan penyu tersebut.
Pada satu sisi secara logika penyu-penyu tersebut harusnya dilepas kembali ke habitatnya. Namun kenyataanya penyu tersebut dibawa ke Pulau Serangan Denpasar.
Kondisi yang lebih mengagetkan lagi adalah penyu-penyu tersebut menurut informasi dititipkan pada salah satu Taman Penyu di Pulau Serangan-Denpasar.
Aktivis pencinta satwa I Made Jaya Ratha pada keteranganya di Serangan (20/7) menyatakan kecewa atas kondisi ini. Petugas harusnya serius untuk melakukan penegakan hukum. Dimana penyu tersebut harusnya segera dilepas.
“Tidak ada alasan untuk menitipkan penyu, apalagi pada Taman Penyu, belum lagi keberadaan penyu tersebut kini tidak jelas” ujar mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan UNUD ini .
Jaya mengakui sampai saat ini perdagangan penyu di Bali masih tetap terjadi dan lebih cendrung dengan alasan upacara agama atau adat.
Jaya berharap pemerintah melakukan penertiban terhadap taman-taman penyu yang ada di Bali. Apalagi selama ini taman-taman penyu tersebut berkedok konservasi tetapi tidak memiliki ijin. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan