Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral Isu Oksigen Habis, DPRD Buleleng Sidak RSUD Giri Emas

Sabtu, 11 Juli 2026, 13:48 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Viral Isu Oksigen Habis, DPRD Buleleng Sidak RSUD Giri Emas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Viral di media sosial terkait dugaan habisnya pasokan oksigen di RSUD Giri Emas memicu respons cepat DPRD Buleleng. Sejumlah anggota legislatif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit tersebut pada Jumat (10/7/2026) untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mengevaluasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sidak dipimpin Ketua Fraksi Golkar DPRD Buleleng Ketut Dody Tisna Adi bersama Ketua Fraksi Gerindra Putu Susana dan Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng Nyoman Dhukajaya. Mereka turun langsung menindaklanjuti informasi yang ramai diperbincangkan publik mengenai dugaan kekurangan pasokan oksigen di rumah sakit rujukan wilayah timur Kabupaten Buleleng tersebut.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Buleleng Ketut Dody Tisna Adi menegaskan pihaknya memilih melakukan pengecekan langsung sebelum menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial.

Hasil sidak menunjukkan pasokan oksigen di RSUD Giri Emas dalam kondisi aman dan mencukupi. DPRD menyimpulkan persoalan yang sempat viral diduga dipicu oleh human error saat proses pergantian suplai oksigen, bukan karena stok oksigen rumah sakit habis.

"Kalau dilihat dari hasil kunjungan kami, ini lebih kepada miskomunikasi dan sedikit human error. Pasokan oksigen di rumah sakit sebenarnya cukup dan pelayanan tetap berjalan," ujar Dody.

Selain mengecek ketersediaan oksigen, DPRD Buleleng juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Giri Emas. Salah satu usulan yang didorong yakni peningkatan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat di wilayah timur Buleleng.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha RSUD Giri Emas I Made Karmawan Putra menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi bukan berada pada sentral pasokan oksigen, melainkan pada outlet oksigen di salah satu ruang pelayanan.

Ia menjelaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 Wita. Setelah menerima laporan dari keluarga pasien, petugas segera mengalihkan aliran oksigen ke sistem cadangan sehingga pelayanan kembali normal dalam waktu singkat.

Menurut Karmawan, stok oksigen di RSUD Giri Emas selalu tersedia dan dilakukan penambahan secara berkala sebelum persediaan mencapai batas minimal sehingga kebutuhan pasien tetap dapat terpenuhi.

"Kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami. SOP juga sudah kami perbaiki agar kejadian serupa tidak terulang," kata Karmawan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami