Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Di Bali Terjadi 180 Kasus Fedofilia
Tohpati
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di Bali, jumlah kasus fedofilia yang terjadi sejak 1996 sudah mencapai sekitar 180 kasus. Hanya saja yang terdeteksi atau yang terungkap ke permukaan sampai diproses secara hukum baru berkisar 30 kasus.
Hal itu dilontarkan Prof Dr dr Luh Ketut Suryani di sela-sela acara peluncuran buku berjudul 'Pedofil Penghancur Masa Depan Anak', di rumahnya Denpasar Timur, Rabu (22/7).
"Mereka para korban tidak pernah tahu, bahwa tidak hanya dirinya yang jadi korban," ujar Suryani.
Suryani yang dikenal gigih berjuang anti fedofil lewat CASA (Committee Against Sexual Abuse) ini, telah memelopori pemahaman di masyarakat mengenai apa dan siapa pedofila itu, serta dampak yang ditimbulkannya pada korban, keluarga serta masyarakat, serta sekaligus mengetuk hati penegak hukum agar menggunakan hati nurani dalam menyelesaikan proses hukum bagi pelaku.
Melalui buku setebal 58 halaman yang diterbitkan Pustaka Obor Populer Jakarta ini, Suryani berharap dapat menggugah semua pihak agar memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk dapat merasakan indahnya hidup, merasakan kasih sayang dan cinta, dihargai dan dicintai oleh orang tuanya dan sesamanya.
Kata Suryani, di dalam diri anak-anak harus ditanamkan konsep "Apapun yang hendak dicapai, harus dengan perjuangan dan semangat yang tidak pernah pudar'".
Buku yang disusun Suryani bersama Cokorda Bagus Jaya Lesmana ini mengupas berbagai materi seputar fedofil, termasuk dampak yang ditimbulkannya, serta langkah-langkah apa yang harus dilakukan terutama kalangan orang tua, sampai peran CASA dalam gerakan anti fedofilia. (sss)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1694 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang