Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




1 Bunuh Diri, 1 Membusuk di Sungai

Gianyar

Rabu, 22 Juli 2009, 16:38 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Dalam sehari, Rabu (22/7), dua warga Gianyar menjadi mayat, 1 orang ditengarai bunuh diri dengan cara menusuk perutnya dengan pisau di Banjar Bunteh, Kerta, Payangan, dan 1 orang lagi ditemukan menjadi mayat membusuk di Sungai Pakerisan, tepatnya DAM Petemon, Pejeng, Tampaksiring.

Khusus untuk di Banjar Bunteh, Kerta Payangan seperti yang diceritakan oleh Prebekel Kerta, I Wayan Gunawan, kejadian naas yang menimpa warganya ini terjadi pada hari Rabu pagi hari sekitar pukul 03.00 Wita.

Kala itu, korban yang bernama Ni Nyoman Pedet (90) terdengar merintih kesakitan di dapur. Rintihan wanita tua ini didengarkan oleh salah satu kerabatnya, I Komang Koh, setelah dicek ke dapur, ternyata terlihat wanita tua ini sudah bersimbah darah, dan usus perutnya keluar akibat sayatan pisau dari tangannya sendiri.

Melihat kejadian ini, keluarga korban langsung membawa korban ke Puskesmas terdekat, sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan. Hal ini disebabkan lantaran 9 usus diperut korban sudah terputus akibat disayat pisau.

Sementara itu, pada hari yang sama, Desak Rai Beng (80) banjar Cemadik Pejeng Kangin diketemukan dalam keadaan terapung dan membusuk telanjang di Sungai Pekerisan dekat DAM Petemon, Tampaksiring.

Wanita ini pertama kalinya ditemukan oleh I Ketut Bungkel (60), salah seorang petani yang kebetulan sedang mengecek pengairan sawah. Korban sendiri seperti yang diceritakan oleh suami korban, Dewa Putu Lasia (85) telah menghilang sejak hari Minggu yang lalu. Pihaknya dan warga sempat mencari, namun tak berhasil ditemukan.

Ketika dimintai keterangannya Pahumas Polres Gianyar, Kompol I Gde Sujana seijin Kapolres Gianyar, AKBP I Nyoman Astawa membenarkan kejadian ini.

Khusus untuk kejadian di Banjar Bunteh, korban bernama Ni Nyoman Pedet murni meninggal lantaran bunuh diri. Sedangkan khusus untuk di Tampaksiring atas nama korban Desak Rai Beng berdasarkan hasil pemeriksaan, kemungkinan korban meninggal akibat terseret arus, karena tak diketemukan adanya tanda–tanda tindakan kriminal. (art)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami