Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Rehab Gedung Molor, Siswa Belajar Di Teras
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Molornya penyelesaian rehab ruang kelas di sejumlah sekolah dasar (SD) menyebabkan proses belajar mengajar dilakukan di luar kelas. Bahkan ada sekolah yang muridnya terpaksa dievakuasi ke sekolah terdekat lantaran seluruh ruang kelas masih dalam pengerjaan yang ditargetkan selesai Kamis (30/7) mendatang.
Dari pantauan di sejumlah SD, Kamis (23/7), muridnya terpaksa belajar di luar ruangan lantaran rehab ruang kelas yang dikerjakan swakelola dengan biaya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) belum rampung kendatipun tahun ajaran baru sudah dimulai.
Bahkan di SD 5 Pendem, seluruh murid terpaksa dievakuasi ke sekolah terdekat dengan konsekuensi murid–murid tersebut masuk siang. “Masih ada empat lokal yang belum selesari direhab, dijanjikan dua minggu lagi selesai. Untuk sementara murid kelas tiga, terpaksa belajar di luar kelas. Kami sengaja pilih kelas tiga karena jumlahnya paling sedikit, yakni 28 orang,” terang Kepala Sekolah SD 6 Pendem Negara, Sayu Warsini Kamis (23/7).
Sejatinya, kata Warsini, rehab empat ruang kelas itu sudah kelar namun lantaran ada ruang di bagian timur yang amblas karena tanahnya labil sehingga dilakukan perbaikan ulang. “Menurut komite sekolah, dua minggu lagi rehab selesai dan murid sudah bisa belajar di ruang kelas yang baru. Selama dalam perbaikan, sebagian murid terpaksa masuk siang,” ungkapnya.
Ni Made Sujarti, salah seorang guru yang mengajar murid di luar ruangan, mengaku kalau selama mengajar di luar ruangan tidak menemui hambatan yang berarti. “Hanya saja karena ketiadaan papan tulis, kita harus lebih telaten saat mengajar berhitung atau bahasa Bali. Kami harus menggunakan buku untuk memandu serta mengarahkan satu persatu,” ujarnya.
Sementara itu, di SD 5 Pendem seluruh siswa terpaksa dipindahkan ke SDN 3 Pendem lantaran seluruh ruang kelas masih dalam proses rehab. “Seluruh murid terpaksa dipindahkan ke SD 3 Pendem karena seluruh ruang kelas masih diperbaiki. Mereka semua masuk siang,“ ujar salah seorang guru setempat.
Dari informasi yang dihimpun, molornya penyelesaian rehab ruang kelas dikarenakan karena rehab dilakukan serempak sehingga kesulitan mendapatkan tukang lantaran ketersediaannya terbatas. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun