Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 6 Mei 2026
Warga Makin Resah, Dipasang Garis Polisi
Denpasar
Sabtu, 1 Agustus 2009,
14:37 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Semburan uap gas panas dengan bau menyengat hingga hari ini masih terjadi di Perumahan Swamandala Denpasar Bali. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pusat semburan gas ini dipasangi garis polisi.
Hingga hari ini, semburan gas yang muncul dari dalam tanah di komplek Perumahan Swamandala Denpasar masih terjadi. Fenomena unik ini menjadi tontotan warga penghuni komplek maupun dari luar komplek perumahan Swamandala.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Poltabes Denpasar memasang garis polisi di sekitar pusat semburan gas. Demi keselamatan, warga dilarang berada terlalu dekat dengan semburan gas.
Meski semburan gas ini relatif masih kecil, namun warga sekitar mengaku Resah. Mereka takut semburan gas semakin membesar dan membahayakan warga sekitar lokasi semburan.
“Ya kita was-was aja, takut kalau gas itu mengandung uap berbahaya bagi manusia,†kata salah seorang penghuni perumahan, Kadek Nova.
Dari hasil pemeriksaan sementara Labfor Polri Denpasar kemarin, diketahui semburan gas ini memiliki suhu atau panas sekitar 60 derajat celcius. Selain itu, semburan gas yang muncul di salah satu sudut jalan perumahan ini juga memiliki bau menyengat tak sedap seperti belerang serta mengeluarkan bunyi seperti air mendidih.
Hingga kini penyebab pasti semburan gas ini belum diketahui dengan jelas.
Pihak terkait minta warga sekitar semburan untuk tetap waspada dan tidak panik. (dev)
Hingga hari ini, semburan gas yang muncul dari dalam tanah di komplek Perumahan Swamandala Denpasar masih terjadi. Fenomena unik ini menjadi tontotan warga penghuni komplek maupun dari luar komplek perumahan Swamandala.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Poltabes Denpasar memasang garis polisi di sekitar pusat semburan gas. Demi keselamatan, warga dilarang berada terlalu dekat dengan semburan gas.
Meski semburan gas ini relatif masih kecil, namun warga sekitar mengaku Resah. Mereka takut semburan gas semakin membesar dan membahayakan warga sekitar lokasi semburan.
“Ya kita was-was aja, takut kalau gas itu mengandung uap berbahaya bagi manusia,†kata salah seorang penghuni perumahan, Kadek Nova.
Dari hasil pemeriksaan sementara Labfor Polri Denpasar kemarin, diketahui semburan gas ini memiliki suhu atau panas sekitar 60 derajat celcius. Selain itu, semburan gas yang muncul di salah satu sudut jalan perumahan ini juga memiliki bau menyengat tak sedap seperti belerang serta mengeluarkan bunyi seperti air mendidih.
Hingga kini penyebab pasti semburan gas ini belum diketahui dengan jelas.
Pihak terkait minta warga sekitar semburan untuk tetap waspada dan tidak panik. (dev)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 601 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 585 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 436 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026