Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ilmu Bukan Untuk Ciptakan Penderitaan

Gianyar

Sabtu, 1 Agustus 2009, 18:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Umat Hindu Bali hari ini merayakan hari Saraswati atau hari turunnya ilmu pengetahuan. Sebagian besar kegiatan belajar sekolah yang ada di bali diliburkan dan diganti dengan persembahyangan bersama.

Perayaan hari Saraswati atau turunnya ilmu pengetahuan antara lain terlihat di SMAN 1 Gianyar.

Sejak pukul 7 pagi, para siswa sekolah sudah sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan upacara.

Banten atau sesajen upacara yang digunakan untuk upacara merupakan hasil karya para siswa sekolah. Penjor atau umbul-umbul upacara di pura sekolah juga merupakan hasil kerja kelompok para siswa sekolah ini.

Setelah semua sesajen uapacara siap, puluhan siswi sekolah kemudian menarikan tarian sakral Rejang Dewa. Tarian ini merupakan ritual pembuka sebagai bentuk persembahan dan hormat kepada Sang Pencipta.

Usai tari Rejang Dewa, upacara perembahyangan pun dimulai dengan dipimpin seorang Pemangku Hindu. Para siswa berdoa agar senantiasa dianugrahi ilmu dan pikiran suci, yang berguna bagi umat manusia.

Hari raya Saraswati merupakan hari turunnya ilmu pengetahuan. Umat Hindu di Bali merayakannya setiap 210 hari sekali, yakni pada Sabtu Umanis Watugunung.

“Dalam perayaan hari raya Saraswati terdapat pesan bahwa penguasaan suatu ilmu harus didasari oleh hati nurani dan kejujuran. Tanpa didasari itu, manusia akan menyalahgunakan ilmu pengetahuan sehingga dapat merusak tatanan kehidupan yang ada. Ilmu pengetahuan hendaknya digunakan untuk menghilangkan penderitaan dan bukan sebaliknya untuk menciptakan sebuah penderitaan,” jelas Made Purwa, guru agama Hindu SMAN 1 Gianyar. (art)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami