Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
PAD Bocor Karena Penyalahgunaan IMB
Gianyar
Selasa, 4 Agustus 2009,
06:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pansus PAD (Pendapatan Asli Daerah) Gianyar bocor alias hilang. Kebocoran pendapatan terbesar terjadi di sejumlah penginapan turis. Masih banyak warga yang memohon IMB ( Ijin Mendirikan Bangunan) sebagai tempat tinggal, namun dalam pelaksanaannya dipakai pondok wisata atau penginapan wisatawan.
Demikian disampaikan oleh salah satu anggota Pansus DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Garputra ketika dimintai keterangannya terkait masalah hasil investigasi PAD Gianyar.
“ Ke depan masalah ini mesti digarap dengan baik, sehingga kebocoran PAD tak terjadi lagi, “ ungkapnya.
Terus berapa jumlah penginapan yang belum melengkapi ijin hingga membuat PAD Gianyar bocor?
Garputra menjelaskan, dari data yang ada, terdata jumlah penginapan jenis hotel melati, pondok wisata maupun hotel berbintang sebesar 581, namun yang mengantongi ijin baru 143 penginapan.
“ Inilah yang menimbulkan kecemburuan, hotel yang berijin mesti bayar pajak, sedangkan yang tak berijin dipungut sebagai sumbangan pihak ketiga alias sukarela, inilah yang menyebabkan PAD merosot dan membuat kecemburuan sosial antar pengusaha penginapan, “ jelasnya.
Lebih jauh, Garputra tak menjelaskan soal berapa besar kebocoran PAD Gianyar, begitu juga pihaknya menampik adanya lobi –lobi dari pihak eksekutif sebelum Sidang Paripurna dengan agenda Laporan Pansus PAD yang rencananya digelar hari ini, Selasa (4/8).
“ Saya tak bisa sebutkan dengan angka kebocoran itu, untuk lebih jelasnya bakal diungkapkan dalam Sidang Paripurna Selasa (4/8), “ ucapnya. (art)
Demikian disampaikan oleh salah satu anggota Pansus DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Garputra ketika dimintai keterangannya terkait masalah hasil investigasi PAD Gianyar.
“ Ke depan masalah ini mesti digarap dengan baik, sehingga kebocoran PAD tak terjadi lagi, “ ungkapnya.
Terus berapa jumlah penginapan yang belum melengkapi ijin hingga membuat PAD Gianyar bocor?
Garputra menjelaskan, dari data yang ada, terdata jumlah penginapan jenis hotel melati, pondok wisata maupun hotel berbintang sebesar 581, namun yang mengantongi ijin baru 143 penginapan.
“ Inilah yang menimbulkan kecemburuan, hotel yang berijin mesti bayar pajak, sedangkan yang tak berijin dipungut sebagai sumbangan pihak ketiga alias sukarela, inilah yang menyebabkan PAD merosot dan membuat kecemburuan sosial antar pengusaha penginapan, “ jelasnya.
Lebih jauh, Garputra tak menjelaskan soal berapa besar kebocoran PAD Gianyar, begitu juga pihaknya menampik adanya lobi –lobi dari pihak eksekutif sebelum Sidang Paripurna dengan agenda Laporan Pansus PAD yang rencananya digelar hari ini, Selasa (4/8).
“ Saya tak bisa sebutkan dengan angka kebocoran itu, untuk lebih jelasnya bakal diungkapkan dalam Sidang Paripurna Selasa (4/8), “ ucapnya. (art)
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026