Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Penjaga Pantai Temukan Mayat Orok
Denpasar
Kamis, 6 Agustus 2009,
17:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pantai Batubelig Kuta Utara, Badung, Kamis (6/8) pagi, geger. Sosok orok membusuk di dalam tas plastik kresek ditemukan oleh seorang penjaga pantai, Made Sukertia. Diduga, orok tersebut merupakan hasil hubungan gelap pasangan selingkuh yang kini masih dikejar aparat kepolisian.
Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.
“Saya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,â€bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.
Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.
Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.
Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.
“Kita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,â€ucapnya, Kamis (6/8).
Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)
Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.
“Saya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,â€bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.
Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.
Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.
Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.
“Kita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,â€ucapnya, Kamis (6/8).
Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026