Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Penjaga Pantai Temukan Mayat Orok
Denpasar
Kamis, 6 Agustus 2009,
17:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pantai Batubelig Kuta Utara, Badung, Kamis (6/8) pagi, geger. Sosok orok membusuk di dalam tas plastik kresek ditemukan oleh seorang penjaga pantai, Made Sukertia. Diduga, orok tersebut merupakan hasil hubungan gelap pasangan selingkuh yang kini masih dikejar aparat kepolisian.
Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.
“Saya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,â€bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.
Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.
Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.
Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.
“Kita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,â€ucapnya, Kamis (6/8).
Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)
Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.
“Saya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,â€bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.
Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.
Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.
Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.
“Kita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,â€ucapnya, Kamis (6/8).
Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026