Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penjaga Pantai Temukan Mayat Orok

Denpasar

Kamis, 6 Agustus 2009, 17:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pantai Batubelig Kuta Utara, Badung, Kamis (6/8) pagi, geger. Sosok orok membusuk di dalam tas plastik kresek ditemukan oleh seorang penjaga pantai, Made Sukertia. Diduga, orok tersebut merupakan hasil hubungan gelap pasangan selingkuh yang kini masih dikejar aparat kepolisian.

Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.

“Saya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,”bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.

Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.

Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.

Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.

Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.

“Kita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,”ucapnya, Kamis (6/8).

Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)



Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami