Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Penjaga Pantai Temukan Mayat Orok
Denpasar
Kamis, 6 Agustus 2009,
17:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pantai Batubelig Kuta Utara, Badung, Kamis (6/8) pagi, geger. Sosok orok membusuk di dalam tas plastik kresek ditemukan oleh seorang penjaga pantai, Made Sukertia. Diduga, orok tersebut merupakan hasil hubungan gelap pasangan selingkuh yang kini masih dikejar aparat kepolisian.
Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.
-uSaya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,-bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.
Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.
Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.
Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.
-uKita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,-ucapnya, Kamis (6/8).
Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)
Informasi dihimpun di lapangan, sebelum menemukan orok, Made Sukertia bermaksud akan memasang bendera larangan berenang. Saksi yang merupakan warga setempat itu kaget, melihat plastik kresek warna hitam yang menimbulkan bau.
-uSaya curiga, karena plastiknya bau, tapi saya tidak langsung membuka plastik,-bebernya dalam kesaksian di Polres Badung.
Saksi Made Sukertia, langsung memanggil temannya Ni Nyoman Sunasih, yang tak jauh dari lokasi penemuan. Maksudnya, agar Nyoman Sunasih yang membuka plastik kresek itu.
Kecurigaan Made Sukertia terbukti. Ketika plastik dibuka, muncul aroma bau membusuk dari dalam plastik kresek. Di dalamnya berisi jabang bayi dalam kondisi mengenaskan.
Kondisi orok tersebut membuat bulu kuduk merinding. Betapa tidak, bayi tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya. Namun karena kondisinya sudah rusak, sulit dikenali jenis kelaminnya.
Setelah penemuan ini dilaporkan ke jajaran reskrim Polres Badung, aparat kepolisian langsung kelokasi kejadian. Menurut Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, ada dugaan orok tersebut masih berusia 4 bulan.
-uKita menduga, orok digugurkan karena masih berusia 4 bulan,-ucapnya, Kamis (6/8).
Kompol Sasih menduga, orok tersebut adalah hasil hubungan gelap yang tidak ingin aibnya diketahui khayalak ramai. Ditegaskannya, aparat kepolisian masih menyelidiki, siapa ibu kandung yang membuang bayi malang itu. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026