Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Diduga Dibekingi Oknum Kadus
Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pencaplokan hutan bakau seluas 4,5 hektar di Dusun Taman, Tuwed, Melaya oleh 31 warga diduga dibekingi oleh oknum kepala dusun (kadus) setempat. Bahkan kadus tersebut telah berani melakukan pungutan untuk memberi uang rokok kepada petugas pengukur tanah.
Dari informasi yang dihimpun, keberanian 31 warga untuk mengkapling hutan bakau seluas 4,5 hektar menjadi lahan pemukiman diduga dibekingi oleh oknum kadus setempat, Made Sudita.
Bahkan, ulah Sudita benar-benar keterlaluan lantaran selain membekingi warga dalam mencaplok lahan, dia juga berani memungut Rp. 50 ribu kepada 31 warga untuk “uang rokok” kepada petugas untuk mengukur tanah tersebut tanpa berkoordinasi lebih dulu dengan Perbekel Tuwed dan juga Camat Melaya.
Ketika dikonfirmasi, Made Sudita mengatakan kalau dirinya tidak setuju jika ulah yang dilakukan 31 warga itu dikatakan penyerobotan atau pencaplokan lahan.
“Saya rasa kata-kata penyerobotan atau pencaplokan kurang tepat. Ini kami lakukan karena banyak warga kami yang miskin dan sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak. Mereka penduduk asli sini dan sekarang mereka tinggal menumpang. Jadi solusi ini yang kami usahakan,” katanya.
Sudita juga membenarkan kalau dirinya telah melakukan pungutan Rp. 50 ribu sebagai “uang rokok” yang akan diberikan kepada petugas pengukur tanah yang sudah ditandai
warga.
Di sisi lain Perbekel Tuwed, Ketut Suarna ketika dihubungi, Jumat (21/8) mengatakan dirinya belum mengetahui kalau ada upanya pencaplokan hutan bakau yang dilakukan oleh 31 warganya yang diduga dibekingi oleh oknum kadus.
“Saya belum tahu kalau dia (Sudita,red) melakukan pengurusan SPPT dan pengukuran lahan hutan bakai yang ditandai oleh 31 warga. Suarna mengaku pernah bertemu kadus tersebut namun belum mendapatkan penjelasan yang detail. “Karena ada kesibukan saya belum bisa menindaklanjuti laporan dari warga saya, mungkin besok saya adakan pertemuan,” katanya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan