Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Malaysia Tak Miliki Kejujuran dan Etika Berbudaya
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berulangkali mengklaim budaya Indonesia sebagai miliknya, Malaysia dinilai sebagai negara yang tidak memiliki etika berbudaya terhadap negara lain. Pemerintah Indonesia diminta bersikap tegas agar hal ini tidak terus terulang di kemudian hari.
Menurut guru besar Institut Seni Indonesia Denpasar Profesor Wayan Dibia, upaya Malaysia menggunakan elemen budaya Indonesia yakni tari Pendet sebagai bahan promosi wisata mereka merupakan suatu hal yang wajar dan sah-sah saja.
Meski boleh menggunakan elemen budaya Indonesia dalam berpromosi, namun Malaysia diminta tetap mengakui tari Pendet sebagai produk budaya Indonesia dan bukan mengklaim sebagai produk budaya milik atau ciptaannya.
“Sikap Malaysia yang berulangkali mengklaim budaya Indonesia merupakan sikap yang tidak memperhatikan etika berbudaya. Hal ini harus disikapi dengan serius, yakni dengan protes secara langsung kepada pihak Malaysia agar hal ini tidak terulang lagi di kemudian hari,†ujar Dibia, hari ini.
Selain melakukan protes terhadap negara Malaysia, pemerintah Indonesia juga diminta untuk lebih memperhatikan perlindungan terhadap elemen atau produk budaya Indonesia.
“Klaim yang dilakukan Malaysia selama ini lebih dikarenakan lemahnya perlindungan pemerintah terhadap elemen dan produk budaya Nusantara,†ujar Dibia. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun