Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




GMNI: Malaysia Harus Minta Maaf

Beritabali.com, Renon

Selasa, 25 Agustus 2009, 16:49 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak pemerintah Malaysia untuk meminta maaf atas klaimnya terhadap tari pendet bali. Permintaan maaf itu juga diminta disampaikan melalui media Nasional dan internasional.



Demikian salah satu tuntutan GMNI dalam pernyataan sikap bersama Persatuan Alumni (PA) GMNI, GMNI Denpasar dan GMNI Bangli yang di bacakan Ketua GMNI Denpasar Wayan Nampa ketika melakukan dengar pendapat dengan Komisi I DPRD Bali pada Selasa (25/8) di Renon.



GMNI juga menuntut pemerintah Malaysia untuk menjelaskan secara detail dan resmi awal mula pembuatan iklan hingga muncul klaim terhadap tari Pendet.



Selain itu GMNI mendesak pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas terhadap kasus tari pendet dan beberapa kasus klaim lainnya yang telah dilakukan oleh Malaysia.

“Mendesak pemerintah melakukan langkah-langkah kongkrit dalam melindungi karya seni dan budaya bangsa, baik melalui langkah-langkah diplomasi maupun hukum,” tegas Wayan Nampa.

Disisi lain GMNI juga Menyerukan kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk mewaspadai upaya-upaya negara lain, baik yang dilakukan secara terselubung maupun terbuka, yang bermaksud mengklaim hasil karya seni dan budaya bangsa.



Sedangkan khusus untuk pemerintah daerah Bali GMNI mendesak pemerintah daerah untuk mendaftarkan karya seni daerah secara komunal dengan melibatkan seniman dan tokoh masyarakat. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami