Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menghilang Saat Bom Meledak Di Jakarta

Beritabali.com, Pekutatan

Selasa, 1 September 2009, 15:20 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kecurigaan warga Pulukan, Pekutatan semakin bertambah lantaran saat bom meledak di JW Marriot dan Ritz Carlton, Bisri menghilang. Dia datang kembali ke rumahnya sejak dua hari yang lalu.



Dari informasi yang dihimpun, Selasa (1/9) saat meledaknya bom di JW Marriot dan Rizt Carlton, Bisri tidak ada di rumah dan baru terlihat lagi sejak dua hari yang lalu. “Ini yang membuat kami tambah curiga,” jelas salah seorang warga Pulukan yang mengaku cukup lama curiga dengan lelaki tersebut.


Kecurigaan warga semakin bertambah lantaran di akte kelahirannya, tertulis kalau dia kelahiran tahun 1961, putra Habibi yang berprofesi sebagai polisi dengan pangkat brigadier.



“Dari akte kelahirannya ini saja sudah mencurigakan karena pangkat brigadir tidak ada tahun 60-an. Pangkat brigadir ini dikenalnya baru-baru ini kok,” katanya.



Sementara itu Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana yang dihubungi lewat ponselnya, Selasa (1/9) mengatakan kalau pihaknya segera menindaklanjuti informasi tersebut.

”Terimakasih informasinya. Kami akan segera tindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, Camat Pekutatan, I GN Putra Riyadi saat dihubungi Selasa (1/9) mengatakan pihaknya sudah mengetahui informasi tersebut dan segera akan menindaklanjutinya

“Pagi tadi kami mengadakan rapat, kami undang takmir mesjid dan tokoh-tokoh masyarakat Pulukan, dan bagaimana keputusannya nanti kami akan ambil tindakan,” katanya Putra Riadi.



Ketua Majelis Komunikasi Muslim Desa Pulukan, Mahmud Hartono saat dihubungi terpisah mengatakan sejak tahun 2005 silam warga muslim Pulukan telah membuat kesepakatan untuk tidak menerima orang-orang yang melakukan kegiatan-kegiatan lain di wilayah Pulukan termasuk aliran sesat. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami