Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 29 September 2026
Makan Urutan ‘Rasa’ Racun Anjing, Sukawat Pingsan
BeritaBali.com, Penebel
Rabu, 16 September 2009,
17:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang warga Banjar Dukuh, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, I Made Sukawat (44) dilarikan ke UGD RSUD Tabanan, Rabu siang (16/9). Ia diduga keracunan karena memakan urutan (sosis khas Bali) yang dibaluri racun rabies.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sukawat tiba di UGD RSUD Tabanan sekitar pukul 11.30 Wita diantar kerabatnya. Setelah diperiksa tim medis ia dinyatakan keracunan.
Menurut beberapa sumber, Sukawat keracunan setelah memakan urutan (sosis daging babi) yang sudah dilumuri racun untuk membasmi anjing yang diduga terjangkit rabies.
“Ia sempat memakan daging urutan yang sudah dilumuri racun rabies , beberapa saat setelah makan daging berisi racun itu korban pingsan,†jelas sumber yang enggan dipublikasikan. Mendapati korban pingsan, pihak keluarga kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit.
Direktur BRSUD Tabanan Dr I Gde Wiryana Patrajaya membenarkan pihaknya menerima pasien keracunan asal Penebel.
Dikatakannya, setelah ditangani pihak rumah sakit pasien tersebut disarankan menjalani opname. Namun pasein dan kelurganya menolak dan meminta pulang.
“Karena menolak opname, yah kita tidak bisa memaksanya,†pungkas Patrajaya. (nod)
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sukawat tiba di UGD RSUD Tabanan sekitar pukul 11.30 Wita diantar kerabatnya. Setelah diperiksa tim medis ia dinyatakan keracunan.
Menurut beberapa sumber, Sukawat keracunan setelah memakan urutan (sosis daging babi) yang sudah dilumuri racun untuk membasmi anjing yang diduga terjangkit rabies.
“Ia sempat memakan daging urutan yang sudah dilumuri racun rabies , beberapa saat setelah makan daging berisi racun itu korban pingsan,†jelas sumber yang enggan dipublikasikan. Mendapati korban pingsan, pihak keluarga kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit.
Direktur BRSUD Tabanan Dr I Gde Wiryana Patrajaya membenarkan pihaknya menerima pasien keracunan asal Penebel.
Dikatakannya, setelah ditangani pihak rumah sakit pasien tersebut disarankan menjalani opname. Namun pasein dan kelurganya menolak dan meminta pulang.
“Karena menolak opname, yah kita tidak bisa memaksanya,†pungkas Patrajaya. (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8538 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3696 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026