Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Poltabes Antisipasi Pendatang Liar
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Musim arus balik tiba. Poltabes Denpasar kini bersiap diri menghadapi penduduk pendatang, khususnya penduduk liar tanpa identitas dan tanpa pekerjaan tetap, yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Menurut data di Poltabes, selama arus mudik,tingkat kasus kriminalitas di Poltabes Denpasar, menurun hingga 50 persen.
Jika sebulan sebelum Lebaran, laporan yang masuk bisa mencapai 7- 10 kasus, kali ini hanya 4 kasus seperti pencurian, lakalantas serta penipuan.
Menurut Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana, penurunan angka kriminalitas tidak terlepas dari peningkatan aktivitas jajarannya dalam rangka operasi ketupat 2009.
Aparat kepolisian diterjunkan ke lokasi rawan tindak kriminal dan mengawasi rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik penghuninya.
“Patroli jalan raya terus dilakukan untuk mengatisipasi segala bentuk tindak kejahatan,†tegasnya, Rabu (23/9).
Kombes Widana menduga arus balik akan mengalami lonjakan mulai Jumat hingga Senin mendatang. Hari itu diperkirakan aktivitas masyarakat sudah kembali normal.
Terkait hal itu, Poltabes Denpasar akan tetap melaksanakan operasi terutama pada saat kedatangan bus lintas propinsi di Terminal Ubung Denpasar dan lainnya.
“Sasaran kita barang dan orang guna mencari barang-barang berbahaya yang nantinya bisa menggangu Kamtibamas,†sebutnya.
Tak bekerja sendirian, aparat kepolisian akan bekerjasama dengan pemerintah daerah, pecalang, Danramil serta Desa Pekaraman, guna melaksanakan operasi yustisi untuk mendata para penduduk pendatang (duktang) yang akan tinggal di Bali.
Sasaran kali ini adalah para penghuni rumah-rumah kos serta pemukiman bedeng.
Selain mendata, kepolisian juga akan menyebar foto-foto residivis yang kini di buron dan kemungkinan balik lagi untuk berbuat kejahatan.
Kombes Widana menghimbau kepada pemilik kos atau bedeng agar ikut membantu aparat dalam mencatat para penduduk pendatang.
Selain itu juga agar mengawasi segala aktivitas yang dilakukan dan apabila mencurigakan untuk segara melapor kepada polisi. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun