Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PKL Mengais Rejeki

Beritabali.com, Negara

Rabu, 23 September 2009, 20:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Ramainya arus balik menuju Bali rupanya dilirik oleh sejumlah pedagang kaki lima (PKL) untuk mengais rejeki. Mereka rela berteduh di bawah pohon untuk mengadu nasib pada moment sekali setahun ini.


Pantauan di sepanjang ruas jalan Denpasar-Gilimanuk, Rabu (23/9), di beberapa titik pada ruas jalan Denpasar-Gilimanuk tampak berjejer PKL yang biasanya berjualan keliling.


Mereka memilih mangkal sambil berteduh di bawah pohon perindang di sepanjang jalur utama tersebut. Terdapat sejumlah lokasi favorit yang biasanya di penuhi oleh PKL yang mangkal tersebut, salah satunya pada sisi utara jalan di barat pertigaan Kaliakah, Negara.

Pemilihan lokasi tersebut bisa dimaklumi lantaran cukup teduh karena penuh dengan pohon perindang. Di samping itu, lokasi ini cukup strategis lantaran cukup banyak pemudik yang balik dari Jawa beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang. Pemudik tersebutlah menjadi konsumen PKL yang berjualan bakso, mie ayam, kopi, es dan lainnya.



Siti, salah seorang PKL di lokasi tersebut mengaku telah berjualan sejak dua hari yang lalu. “Selama seminggu saya diijinkan berjualan di sini. Pada hari biasa, tempat ini tidak boleh dipakai berjualan,” terang PKL asal Lelateng, Negara.

Menurut Siti, selama berjualan di lokasi tersebut, makanan yang paling laris berupa air mineral, minuman suplemen, kopi dan minuman dingin. “Dalam sehari saya bisa meraup untung antara Rp. 500 ribu sampai Rp.600 ribu. Tapi kalau saat ramai sekali, bisa lebih dari itu,” akunya.


Sedangkan, Jum, pedagang mie ayam mengaku kalau berjualan di lokasi tersebut lebih ringan lantaran tidak perlu mendorong rombong keliling untuk menjajakan dagangannya. “Di sini pembelinya kan sudah jelas dan hasilnya lumayan,” kata Jum yang menolak menyebutkan angka pastinya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami