Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pengunjung Pantai Saba Digegerkan Orok
Beritabali.com, Saba
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Orok berjenis kelamin laki–laki ditemukan tergeletak di atas Pasir Pantai Saba, Rabu (30/9). Penemuan ini tentu saja membuat pengunjung pantai berpasir hitam ini geger.
Berdasarkan keterangan dikumpulkan di lapangan, orok pertama kalinya ditemukan oleh Evi Basuki, seorang warga Madura yang hendak mencari kayu bakar di pinggiran pantai sekitar pukul 06.30 pagi hari.
Evi lalu melaporkan kejadian ini kepada Gung Aji Mangku salah satu warga Saba. Setelah itu laporan diteruskan ke ke Mapolsek Blahbatuh.
Tak berselang lama, jajaran Polsek Blahbatuh sudah menyisir TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan langsung melakukan evakuasi orok .
Kondisi orok yang diperkirakan berumur 7 bulan itu ditemukan dalam keadaan rusak. Bagian kepala belakang pecah serta kondisi kulit terkelupas. Selanjutnya, orok dibawa ambulance ke RS Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Dewa Made Adnyana seijin Kapolres Gianyar menyebutkan, dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan, diduga orok tersebut dibuang sekitar dua hari sebelumnya.
Dimana orok dibuang masih diperdalam. Apakah lewat aliran sungai atau di kawasan pantai lainnya yang selanjutnya terdampar di Pantai Saba.
Untuk mengetahui orang tua orok yang tega melakukan tindakan keji itu, pihak kepolisian di Gianyar langsung bergerak cepat.
Beberapa RS dan bidan bersalin yang ada di wilayah Gianyar akan dimintai informasi untuk meminta informasi tentang warga yang melahirkan. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang