Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
RSUD Buleleng Kerap Disasar Maling
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lantaran tenaga pengamanan kurang dan terbatas saat melakukan tugas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng kerap menjadi sasaran maling.
Namun demikian berbagai upaya akan dilakukan secara optimal untuk mengantisipasi tindak kejahatan di Rumah Sakit pemerintah tersebut.
Keberadaan RSUD Kabupaten Buleleng dengan luas areal 3,8 hektar dan memiliki 860 tenaga medis serta non medis tidak sebanding dengan keberadaan personil Satuan Pengaman atau satpam yang berjumlah 16 orang.
Keberadaan Satuan Pengaman masih dirasakan sangat kurang dalam melakukan pengawasan wilayah, sehingga anggota Satpam yang berjumlah 16 orang tersebut dengan sangat terpaksa dioptimalkan dalam melakukan kerja, ungkap Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Nyoman Mardana, Kamis (8/10).
Berbagai cara dan upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan di wilayah RSUD Buleleng, namun kondisi rehabilitasi gedung belum memungkinkan untuk dilaksanakan dengan cepat.
Saat ini kita masih melakukan perbaikan gedung, sehingga akses pintu keluar masuk belum kita bisa tutup, ujar dr. Mardana.
Selain mengoptimalkan keberadaan Tenaga Pengaman serta melakukan penutupan akses masuk keluar di RSUD Kabupaten Buleleng, terhadap sejumlah pasien dan keluarganya juga dihimbau untuk tidak membawa barang-barang berharga yang kerap menjadi incaran maling.
Aksi pencurian yang terjadi siang bolong di Ruang Padma RSUD Kabupaten Buleleng dan menimpa dokter Ni Made Mardani dan berhasil menyikat sebuah tas warna hijau.
Pelakunya belum ditemukan polisi, namun tas yang dicuri oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya dibuang di sebuah tempat sampah di Kelurahan Liligundi.
Tas yang berisikan sejumlah buku tabungan, kartu ATM dan kartu identitas serta kunci rumah dan kunci mobil ditemukan seorang pemulung serta langsung dikembalikan kepada korban yang setelah dicek ternyata beberapa kartu ATM dan kartu kredit telah diambil pelaku. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun