Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sampah Berjejal di Pantai Perancak

Beritabali.com, Perancak

Minggu, 18 Oktober 2009, 20:45 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Pemandangan tidak mengenakkan terpotret di Pantai Perancak, Perancak, Jembrana. Pasalnya, di pantai yang dijadikan salah satu obyek wisata, utamanya oleh wisatawan lokal (wislok) dijejali dengan sampah.


Pantauan di Pantai Perancak, Minggu (18/10), tampak sampah yang didominasi oleh kayu, baik berupa ranting maupun akar sehingga menimbulkan kesan kumuh.

Kesan kumuh inilah yang dikeluhkan oleh wislok yang berkunjung ke pantai untuk melihat hamparan pantai dan menikmati aktifitas para nelayan dengan perahu besarnya.


Tempat di sini jorok banyak sampahnya,ujar Ni Ketut Armawati (30), wislok asal Desa Yehembang, Mendoyo ketika ditemui saat sedang berkunjung ke pantai Perancak, Minggu (18/10).



Menurutnya, dengan berjejalnya sampah di panrai tersebut, sangat tidak layak kalau pantai ini dijadikan kawasan pariwisata. Saya harapkan pihak-pihak yang berkompeten segera bersikap untuk membersihkan sampah-sampah tersebut,tandasnya.



Sementara itu Bendesa Pekraman Desa Perancak, I Nengah Midia ketika ditemui di pantai tersebut mengungkapkan pihaknya merasa kesulitan membersihkan sampah yang berserakan lantaran begitu selesai dibersihkan sampah-sampah itu datang lagi.

Apalagi kalau musim hujan tiba. Sampah-sampah itu merupakan sampah kiriman dari hutan yang terkirim melalui Sungai Ijogading,terangnya.

Midiapun mengakui kalau tumpukan sampah tersebut memicu keluhan dari wislok yang berkunjung. Itu tidak bisa dipungkiri, biasanya banyak pelancong yang datang kesini Minggu sore,terangnya.

Terkait hal tersebut, Midia mengharapkan agar Pemkab Jembrana segera turun tangan untuk mengatasi masalah sampah tersebut.


Kalau mengandalkan kami akan sangat kesulitan karena begitu dibersihkan, sampah datang lagi,harapnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami