Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Giliran Bocah Tewas Tenggelam
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah Anang Saipul Hadi (23), pemuda warga Lingkungan Dauh Waru, Dauh Waru, Jembrana tewas terseret arus saat mandi di Pantai Dangin Berawah, Perancak, Jembrana, kini giliran nasib serupa juga dialami oleh Mohamad Rifki Hamdani (5). Bocah warga Dusun Pangkung Wani, RT 01, Desa Yeh Sumbul, Mendoyo tewas mengenaskan setelah terseret arus sungai di dekat rumahnya yang biasa dipergunakan warga sekitar untuk mandi.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (20/10), nasib naas yang menimpa siswa TK tersebut berawal dari ketika pulang dari sekolahnya, Rifki diajak oleh ibunya yang berprofesi sebagai pemecah batu untuk melakukan aktivitasnya.
Pada awalnya, Rifki masih bermain di dekat ibunya. Namun entah lantaran segenap perhatian ibunya itu terkonsentrasi untuk melakukan aktivitasnya sehingga Rifki hilang dari pengawasan ibunya. Saat menjelang sore, Rifki sudah tidak lagi bermain di dekat ibunya itu sehingga membuat ibunya kebingungan.
Lantaran bingung dan bercampur panik, ibunya memutuskan untuk berjalan menyisir sungai tersebut untuk menemukan anak kesayangannya itu. Namun upaya tersebut tidak menemukan hasil sehingga ibunya curiga kalau anaknya itu tenggelam terseret arus sungai.
Kecurigaan itu ternyata terbukti setelah ditemukannya Rifki dalam kondisi telah menjadi mayat oleh warga sekitarnya. Penemuan Rifki yang sudah menjadi mayat kontan membuat ibunya shock lalu oleh warga sekitar dilaporkan ke Polsek Mendoyo.
Laporan warga tersebut ditindaklanjuti dengan meluncurnya aparat ke TKP yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mendoyo, Iptu Moh, Tahir guna melakukan penyelidikan. Moh Tahir seijin Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Selasa (20/10) membenarkan kejadian tersebut. Korban murni meninggal karena tenggelam, tandasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun