Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Waspada Puting Beliung, Mari Pahami Gejalanya

Selasa, 27 Oktober 2009, 17:20 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Suhu udara di Bali meningkat dalam seminggu terakhir. Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bali mengimbau masyarakat agar mewaspadai munculnya puting beliung, sebagai dampak perubahan suhu ini.


Sebelum angin puting beliung ini benar-benar muncul, mari kita kenali apa itu puting beliung dan gejalanya.

Puting beliung merupakan angin yang berputar dengan kecepatan 60-90 kilometer/jam dan berlangsung 5 hingga 10 menit.

 


Puting beliung disebabkan adanya perbedaan tekanan yang sangat besar dalam area skala lokal, yang terjadi di bawah atau di sekitar awan Cumulonimbus (awan berwarna hitam pekat).


Menurut Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar, Endro Tjahyono, angin puting beliung mempunyai beberapa gejala awal seperti :


1. Udara panas dan gerah
2. Di langit tampak ada pertumbuhan awan Cumulus (awan putih bergerombol berlapis-lapis)
3. Awan tiba-tiba berubah warna dari putih menjadi hitam pekat (awan Cumulonimbus)
4. Ranting pohon dan daun bergoyang cepat karena tertiup angin yang terasa sangat dingin.
5. Jika fenomena ini terjadi, kemungkinan besar hujan disertai angin kencang akan datang.

Endro menambahkan, kehadiran puting beliung hingga kini belum dapat diprediksi.

Angin puting beliung terjadi secara tiba-tiba (5-10 menit) pada area yang sangat lokal.


“Pusaran angin puting beliung mirip belalai gajah. Angin ini lebih sering terjadi pada siang hari dan lebih banyak terjadi di daerah dataran rendah,” jelas Endro.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami