Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kerjaan Numpuk, Dewan Jembrana “Plesiranâ€
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Untuk kesekian kalinya sejak dilantik Kamis (13/8) lalu, anggota DPRD Jembrana “plesiran†ke luar daerah. Seperti biasa, acara plesiran tersebut dikemas dalam format kunjungan kerja.
Kali ini dewan Jembrana menyasar Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dalam lawatan plesirannya. Acara plesiran ini akan berlangsung selama tiga hari dimulai sejak Selasa (27/10) hingga besok. Pantauan di Kantor DPRD Jembrana, Rabu (28/10) tampak kondisi kantor dalam keadaan kosong, yang terlihat hanya beberapa staf DPRD yang sedang sibuk mengerjakan administrasi.
Baca juga:
Lithuania Kirim Drone Militer ke Ukraina
Sementara tidak satupun anggota dewan yang biasanya ramai kelihatan batang hidungnya. Kondisi ini membuat sejumlah warga yang bertandang ke kantor dewan mengeluh. Pasalnya, niat mereka untuk menyalurkan aspirasi terpaksa harus ditunda
menunggu kedatangan anggota dewan tersebut.
“Kalau dicari siang sudah pulang tapi sekarang malah plesir ke luar daerah. Hanya buang-buang duit saja padahal Jembrana kan sudah jadi contoh oleh daerah lain dan sering dikunjungi, ini kok malah terbalik,†renggut seorang warga yang mendatangi kantor dewan, Rabu (28/10).
Dirinya juga menyayangkan kepergian anggota dewan tersebut lantaran masih banyak pekerjaan yang mesti dikerjakan. “Sebenarnya dewan jangan pergi-pergi saja, masih banyak kerjaan kok di Jembrana. Jangan-jangan acara kunker ini hanya untuk menghabiskan anggaran, kan sudah menjelang akhir tahun,katanya.
Sementara itu Sekretaris DPRD (Sekwan) Jembrana, I Made Suwerna Arbawa ketika dihubungi, Rabu (28/10) mengaku kalau dirinya sedang mendampingi anggota dewan kunker.
Suwerna juga membantah kalau acara kunker ini hanya semata-mata untuk plesiran semata. “Dewan Jembrana melakukan studi banding ke Pemkab Nganjuk terkait masalah pembangkit listrik tenaga surya selama tiga hari. Besok juga balik,†katanya dari balik gagang telepon.
Rupanya ketika awak media mengkonfirmasikan acara kunker tersebut, salah satu anggota dewan, Putu Kamawijaya mendengarkannya. Lalu Kama menghubungi awak media untuk melakukan klarifikasi rumor plesiran tersebut. “Dewan bukan jalan-jalan atau plesir sedang belajar bagaimana Nganjuk mengatasi kekeringan. Semua ini untuk Jembrana juga,†kelitnya.
Menurut Kama, hal ini penting sebagai upaya antisipasi lantaran dirinya menilai hutan Jembrana sudah semakin gundul sehingga bahaya kekeringan sudah mengancam. “Beberapa
daerah malah sudah menderita kekeringan. Ini yang perlu dipelajari agar kita tahu bagaimana Nganjuk mendapatkan air bersih di wilayah terpencil dan kering. Selain itu kami juga membahas terkait pembangkit listrik tenaga surya,†jelasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2295 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan