Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapolres: 4 Calon Tersangka Dikantongi

Kamis, 29 Oktober 2009, 18:17 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Berbagai rentetan peristiwa di Desa Lemukih Kecamatan Sawan terkait sengketa tanah milik Desa Pakraman setempat membuat polisi pusing tujuh keliling.


Penanganan kasus di Desa Lemukih diambil alih Sat Reskrim Polres Buleleng dari Polsek Sawan, bahkan empat calon tersangka sudah dikantongi polisi terkait aksi pengeroyokan terhadap tiga warga yang diduga sebagai penyusup ke Desa Lemukih.


Aksi pengeroyokan yang dilakukan Warga Desa Lemukih tehadap I Nyoman Arnawa (29) dan Gede Sukerana (30) warga Dusun Buah Banjah, Desa Lemukih serta Wayan Puaji (28) warga Desa Dusun Bengkel, Desa Alassangker Kecamatan Buleleng, Kamis (29/10) penanganannya diambil alih Polres Buleleng


Kita sedang mendalami kasus ini dan telah memeriksa sejumlah saksi. Bahkan dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi itu, kita sudah mendapatkan empat nama yang diduga kuat melakukan aksi penganiayaan terhadap ketiga korban, kita tunggu perkembangan lebih lanjut, ungkap Kapolres Buleleng, AKBP. Istiyono.



Terkait rencana pengambil alihan penanganan kasus Lemukih ke Polda Bali, Kapolres Istiyono mengaku masih mampu melakukan penanganan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kenapa harus ke Polda, kita masih berusaha untuk melakukan penanganan kasus ini, hari ini sudah kita mulai penyelidikan dan penyidikannya, tegasnya.


Selain menyasar empat nama yang telah dikantongi polisi, dalam penanganan kasus pengeroyokan tersebut polisi juga akan memeriksa ketiga korban.

Bahkan tidak menutup kemungkinan ketiga korban tersebut bisa dijadikan tersangka terkait kecurigaan warga dengan berbagai rentetan peristiwa yang terjadi di Desa Lemukih. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami