Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kurang Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Senin, 2 November 2009, 13:12 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Hingga hari ini, Senin (2/11) polisi belum berani menentukan tersangka dalam dugaan kasus pemerkosaan dengan korban NK AJ (10) dan pelaku Didik Dardikayasa (22) warga Banjar Mayung Anyar, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti.



“Kami belum berani menetapkan tersangka dalam kasus ini, karena belum mendapatkan keterangan dari saksi lainnya,” jelas Pahumas Polres Tabanan Kompol I Made Mundra.


Dikatakannya, korban memang sudah dimintai keterangan dan mengakui kalau pelakunya adalah Didik Dardikayasa (22), namun keterangan korban belum cukup untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Berdasarkan aturan, saksi minimal lebih dari satu dan keterangannya menguatkan keterlibatan seorang pelaku dalam sebuah kasus,” jelasnya.


Seperti berita sebelumnya, meski hasil visum rumah sakit yang menyebutkan selaput dara korban robek akibat benda tumpul, polisi belum berani menetapkan pelakunya sebagai tersangka.


Kasus dugaan permerkosaan itu terungkap Jumat (30/10) lalu, saat itu ibu korban melihat jalan anaknya pincang.

Karena curiga, ibu korban kemudian membuka paksa celana dalam korban dan melihat darah segar keluar dari alat vital bocah yang masih duduk di bangku kelas IV SD ini.

Ibu korban dan kerabatnya kemudian melaporkan Didik Dardikayasa (22) ke polisi dengan dugaan pemerkosaan.


Informasi terbaru yang dihimpun Beritabali.com, menyebutkan polisi belum berani menetapkan status pelaku sebagai tersangka selain kekurangan saksi.

Polisi takut karena kerabat korban dan pelaku ada yang berprofesi sebagai pengacara. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami