Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2 Karyawan Titiles Tewas Ternyata Diracun

Selasa, 10 November 2009, 19:29 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tewasnya dua karyawan Titiles di Jalan Diponegoro Denpasar yakni Candra dan Suprami, ternyata akibat diracun. Diduga, kedua karyawam itu dibunuh orang yang dikenal karena dendam. Aparat kepolisian hingga kini masih menyelidiki pelakunya.


Kini jajaran Reskrim Poltabes Denpasar masih mencari siapa dalang yang telah meracuni kedua korban. Pengumpulan barang bukti dan saksi saksi terus diperdalaman aparat kepolisian.

Tewasnya dua korban akibat diracun, demikian dikatakan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol I Gede Alit Widana, Selasa (10/11). Fakta terbaru yang diungkap Kapoltabes, ternyata korban terkena racun itu ada empat orang.


Dua korban lainnya berhasil diselamatkan dan masih dirawat disebuah rumah sakit. Namun, nyawa Candra dan Suparmi tidak dapat diselamatkan, meski tim medis Rumah Sakit Udayana dan RSUP Sanglah sudah berusaha keras membuang racun yang mengidap di tubuh korban.

Motif pembunuhan ini, menurut Kapoltabes belum dapat dipastikan, karena pelakunya belum tertangkap. Kelak, jika pelakunya sudah terdeteksi, niscaya, akan mengungkap motif yang sebenarnya.


"Pelakunya belum ditangkap dan pastinya motif juga belum diketahui," ujarnya.

Dari olah TKP di lokasi kejadian, diduga pelaku lebih awal menaruh racun ke dalam teh yang diseduh di botol mineral tanggung. Sebelum bekerja, korban menyimpan botol mineral itu di dalam kulkas.

"Diduga keras, pelaku memasukkan racun ke botol mineral yang disimpan di kulkas,imbuhnya.

Aparat kepolisian tengah menyelidiki siapa yang masuk lebih awal, pada saat botol mineral disimpan korban di kulkas.

Hingga kini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan sudah mengarah ke pelakunya. Hanya saja, polisi masih memerlukan pembuktian yang cukup, untuk menyeret pelakunya ke penjara.

Perlu pembuktian dan pelakunya sudah kita bidik,tegasnya.
Candra dan Suparmi tewas, Senin (09/11) siang, usai meneguk minuman teh celup Sosro yang mereka seduh.


Beberapa menit kemudian, keempat korban merasakan pusing dan mual-mual. Keempatnya dilarikan ke rumah sakit Udayana di Jalan PB Sudirman Denpasar.

Candra tewas di tempat. Sementara Suparmi meninggal di RS Sanglah dalam perawatan. Dua rekannya selamat dan kini masih menjalani perawatan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami