Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
2 Karyawan Titiles Tewas Ternyata Diracun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tewasnya dua karyawan Titiles di Jalan Diponegoro Denpasar yakni Candra dan Suprami, ternyata akibat diracun. Diduga, kedua karyawam itu dibunuh orang yang dikenal karena dendam. Aparat kepolisian hingga kini masih menyelidiki pelakunya.
Kini jajaran Reskrim Poltabes Denpasar masih mencari siapa dalang yang telah meracuni kedua korban. Pengumpulan barang bukti dan saksi saksi terus diperdalaman aparat kepolisian.
Tewasnya dua korban akibat diracun, demikian dikatakan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol I Gede Alit Widana, Selasa (10/11). Fakta terbaru yang diungkap Kapoltabes, ternyata korban terkena racun itu ada empat orang.
Dua korban lainnya berhasil diselamatkan dan masih dirawat disebuah rumah sakit. Namun, nyawa Candra dan Suparmi tidak dapat diselamatkan, meski tim medis Rumah Sakit Udayana dan RSUP Sanglah sudah berusaha keras membuang racun yang mengidap di tubuh korban.
Motif pembunuhan ini, menurut Kapoltabes belum dapat dipastikan, karena pelakunya belum tertangkap. Kelak, jika pelakunya sudah terdeteksi, niscaya, akan mengungkap motif yang sebenarnya.
"Pelakunya belum ditangkap dan pastinya motif juga belum diketahui," ujarnya.
Dari olah TKP di lokasi kejadian, diduga pelaku lebih awal menaruh racun ke dalam teh yang diseduh di botol mineral tanggung. Sebelum bekerja, korban menyimpan botol mineral itu di dalam kulkas.
"Diduga keras, pelaku memasukkan racun ke botol mineral yang disimpan di kulkas,imbuhnya.
Aparat kepolisian tengah menyelidiki siapa yang masuk lebih awal, pada saat botol mineral disimpan korban di kulkas.
Hingga kini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan sudah mengarah ke pelakunya. Hanya saja, polisi masih memerlukan pembuktian yang cukup, untuk menyeret pelakunya ke penjara.
Perlu pembuktian dan pelakunya sudah kita bidik,tegasnya.
Candra dan Suparmi tewas, Senin (09/11) siang, usai meneguk minuman teh celup Sosro yang mereka seduh.
Beberapa menit kemudian, keempat korban merasakan pusing dan mual-mual. Keempatnya dilarikan ke rumah sakit Udayana di Jalan PB Sudirman Denpasar.
Candra tewas di tempat. Sementara Suparmi meninggal di RS Sanglah dalam perawatan. Dua rekannya selamat dan kini masih menjalani perawatan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6032 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4701 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2669 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2360 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2249 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan