Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Membandel, Lapak PKL Diboyong Satpol PP
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski sudah berkali-kali dibina dan diperingatkan, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di luar areal Pelabuhan Gilimanuk tetap saja bengkung (bandel). Hasilnya, Satpol PP Jembrana terpaksa bertindak represif dengan memboyong lapak-lapak dan barang dagangannya ke Markas Satpol PP Jembrana.
Kendati sudah diperingatkan berkali-kali, namun sejumlah PKL yang menjajakan dagangannya di luar areal Pelabuhan Gilimanuk masih tetap membandel.
Bahkan sebelum operasi penertiban digelar, Selasa (24/11) pihak Satpol PP Jembrana sebelumnya telah mengutus Kasi Trantib Kelurahan Gilimanuk ke lokasi operasi untuk memberikan peringatan terakhir.
Namun, peringatan tersebut dianggap angin lalu oleh delapan PKL yang berjualan di lokasi terlarang. Hanya saja, saat operasi penertiban digelar, hanya tiga lapak yang ditunggui oleh pemiliknya.
Kedatangan belasan Satpol PP membuat ketiga PKL tersebut terperangah. Dua diantaranya lari terbirit-birit sambil membawa serta barang dagangannya.
Namun, tenda untuk tempat berteduhnya berhasil disita Satpol PP. Sementara, seorang diantaranya lari terbirit-birit tanpa mampu menyelamatkan barang dagangannya.
Kepala Seksi Operasional Trantib Satpol PP Jembrana, I Made Tarma ketika dikonfirmasi di sela-sela operasi penertiban mengatakan sejatinya semua PKL yang berdagang di lokasi terlarang tersebut telah diperingatkan berkali-kali.
“Dua bulan yang lalu mereka kita panggil ke Kantor. Kita beri mereka penjelasan dan bersedia menandatangani pernyataan untuk tidak berjualan lagi di lokasi tersebut,†terangnya.
Selama rentang dua bulan tersebut, imbuh Tarma, pihaknya telah melayangkan tiga kali peringatan bahkan sebelum operasi penertiban, Selasa (24/11) ini dilaksanakan, pihaknya kembali mengirimkan utusan untuk memperingatkan PKL tersebut terakhir kalinya.
“Kami sudah melayangkan peringatan tiga kali bahkan sebelum penertiban digelar, kami mengutus Kasi Trantib Kelurahan Gilimanuk untuk memperingatkan PKL,†akunya.
Tarma membenarkan kalau selama operasi berlangsung, dua PKL lari terbirit-birit sambil membawa serta barang dagangannya.
“Namun, lapak dan tenda daruratnya berhasil kami sita,†ujarnya.
Dari hasil penertiban ini, kata Tarma, pihaknya berhasil mengamankan dua bangku, lima meja, cangkir, piring dan sejumlah barang dagangan yang ditinggalkan pemiliknya.
“PKL tersebut telah melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum,†pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8321 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar