Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Nyeberang Jalan, Petani Tewas Diseruduk Motor
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang petani, Husen (75) menjadi korban keganasan jalur setan Denpasar-Gilimanuk. Pekak (kakek) warga Dusun/Desa Pulukan Pekutatan, tewas mengenaskan setelah diseruduk sepeda motor di jalur setan Denpasar-Gilimanuk km 71-72 tepatnya di wilayah Dudun/Desa Pekutatan.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (27/11), kecelakaan mengenaskan ini berawal ketika pekak Husen menyeberang jalan dari arah selatan dalam kondisi lalu lintas yang cukup padat.
Apesnya, dari arah timur melaju dengan kecepatan tinggi sepeda motor DK 7378 FJ yang dikendarai Hendra Eka Hermanto (23). Lantaran kurang memperhatikan adanya penyeberang jalan, warga Lingkungan Jambe, Kuta, Badung ini tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan menyeruduk pekak yang sehari-harinya bekerja sebagai petani.
Kerasnya benturan membuat pekak Husen sekarat lantaran mengalami patah rahang kanan dan pendarahan dari hidung serta mulut. Upaya keras petugas medis di Puskesmas Pekutatan tidak mampu menyelamatkan nyawa Husen dan menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas di ujung timur Jembrana itu. Sementara Hermanto tidak mengalami cedera serius.
Kecelakaan maut ini disebabkan karena pengendara sepeda motor kurang hati-hati dan tidak memperhatikan adanya pejalan kaki yang sedang menyeberang, ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seijin Kapolres Jembrana AKBP R. Ahmad Nurwakhid ketika dikonfirmasi, Jumat (27/11).
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 660 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 614 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 461 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik