Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Profauna: Kuota Mendorong Perdagangan Penyu Illegal
BERITABALI.COM, BADUNG.
Lembaga Pecinta Satwa Profauna Indonesia meminta kepada pemerintah daerah Bali untuk tidak lagi mengajukan permohonan kuota penyediaan penyu dengan alasan memenuhi kebutuhan upacara agama. Profauna menilai pengajuan permohonan kuota hanya akan membuka kembali perdagangan penyu ilegal di Bali.
Koordinator Profauna Indonesia Wilayah Bali Wayan Wiradnyana pada keteranganya di Kuta, Rabu (30/12) mengungkapkan, upaya pengajuan kuota 1000 ekor penyu oleh Gubernur Bali akan menimbulkan citra buruk bagi Bali dalam upaya menjaga kelestarian satwa.
Padahal Bali telah berhasil menekan jumlah perdagangan penyu, walaupun hingga saat ini harus diakui perdagangan penyu masih terjadi di Bali.
”Kita tidak menutup mata perdagangan masih ada dalam jumlah yang kecil, begitu juga dengan adanya kuota akan berdampak buruk dan kuota tidak penting bagi Bali,” ujar
Wayan Wiradnyana.
Wayan Wiradnyana berharap pemerintah daerah Bali menjaga citra Bali yang kini mulai pulih, sebab sebelumnya Bali sempat diklaim sebagai tempat pembantaian satwa penyu.
Berdasarkan data Profauna Indonesia tingkat perdagangan penyu di Bali sejak 1999 hingga kini telah mengalami penurunan hingga 85%.
Sebelumnya pada 1999 jumlah kasus perdagangan penyu di Bali mencapai 9000 ekor dalam waktu empat bulan atau emncapai 27.000 ekor setahun. (mlt)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan