Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Megawati Kritik Kader Pragmatis dan Materialistis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri mengkritk oknum kader PDIP yang mempunyai sifat pragmatis dan materialistis. Ia juga mengecam adanya mantan anggota PDIP yang ingin bergabung kembali ke PDIP dan menyebutnya kutu loncat yang susah diurus.
Hal ini disampaikan Megawati saat memberi pembekalan calon Bupati Badung I Wayan Wita dan calon Wakil Bupati Badung Wayan Disel Astawa, yang akan bertarung dalam pilkada Badung 2010, di Puri Satria Denpasar Minggu malam (03/01).
Kritikan ini disampaikan Megawati kepada kader-kadernya di daerah yang cenderung bersifat pragmatis dan ‘mata duitan’.
“ Saya prihatin, saat ini ada yang menilai demokrasi hanya dengan ukuran uang. Semuanya hanya diukur dari kacamata berapa uang yang bisa diperoleh, berapa uang yang bisa dikumpulkan dari suatu proses demokrasi seperti Pilkada,” ujar Megawati.
Terkait Pilkada yang telah berlangsung selama ini, Megawati juga menyoroti perilaku nakal kader-kader PDIP yang lebih melihat materi uang daripada melihat visi dan misi seorang calon pemimpin yang akan dipilih.
“Sekarang sudah banyak kader yang pintar-pintar, mereka bilang ke calon pemimpin, kalau saya dukung kamu, mau bayar berapa? Kalau seperti ini, calon pemimpin dari PDIP yang punya visi dan misi baik tapi tidak punya uang akan terpinggirkan dan lama-lama hilang,” ujarnya.
“Kita butuh materi, tapi bukan begitu caranya. Idealisme itu penting bagi sebuah bangsa. Jika tidak mempunyai idealisme, kita akan menjadi bangsa yang kerdil,” tegas Megawati. (dev)
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan