Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Megawati Kritik Kader Pragmatis dan Materialistis

Senin, 4 Januari 2010, 00:27 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri mengkritk oknum kader PDIP yang mempunyai sifat pragmatis dan materialistis. Ia juga mengecam adanya mantan anggota PDIP yang ingin bergabung kembali ke PDIP dan menyebutnya kutu loncat yang susah diurus. 

Hal ini disampaikan Megawati saat memberi pembekalan calon Bupati Badung I Wayan Wita dan calon Wakil Bupati Badung Wayan Disel Astawa, yang akan bertarung dalam pilkada Badung 2010, di Puri Satria Denpasar Minggu malam (03/01).

Kritikan ini disampaikan Megawati kepada kader-kadernya di daerah yang cenderung bersifat pragmatis dan ‘mata duitan’.

“ Saya prihatin, saat ini ada yang menilai demokrasi hanya dengan ukuran uang. Semuanya hanya diukur dari kacamata berapa uang yang bisa diperoleh, berapa uang yang bisa dikumpulkan dari suatu proses demokrasi seperti Pilkada,” ujar Megawati.

Terkait Pilkada yang telah berlangsung selama ini, Megawati juga menyoroti perilaku nakal kader-kader PDIP yang lebih melihat materi uang daripada melihat visi dan misi seorang calon pemimpin yang akan dipilih.

“Sekarang sudah banyak kader yang pintar-pintar, mereka bilang ke calon pemimpin, kalau saya dukung kamu, mau bayar berapa? Kalau seperti ini, calon pemimpin dari PDIP yang punya visi dan misi baik tapi tidak punya uang akan terpinggirkan dan lama-lama hilang,” ujarnya.

“Kita butuh materi, tapi bukan begitu caranya. Idealisme itu penting bagi sebuah bangsa. Jika tidak mempunyai idealisme, kita akan menjadi bangsa yang kerdil,” tegas Megawati. (dev)

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami