Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Kendaraan Tinggalkan Bali Tembus Puluhan Ribu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jumlah kendaraan pribadi maupun bus pariwisata yang menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang Banyuwangi tembus hingga angka puluhan ribu. Membludaknya kendaraan tersebut menyusul habisnya liburan panjang Natal dan Tahun Baru dan liburan semester.
Dari data yang dihimpun di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (4/1) menyebutkan selama liburan Natal dan Tahun Baru yang bersamaan dengan liburan semester tercatat puluhan ribu penumpang dan kendaraan yang sebagian besar adalah wisdom meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Untuk pejalan kaki tercatat 10.122 orang, penumpang di dalam kendaraan sebanyak 275.257, sepeda motor sebanyak 22.257
unit, mobil pribadi sebanyak 19 ribu unit dan bus pariwisata serta AKAP tercatat 3.824 unit dan kendaraan barang jumlahnya 13.784 unit. Membludaknya jumlah kendaraan yang meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk membuat pedagang asongan menangguk untung berlipat ganda.
Sementara di sisi lain, petugas penyeberangan cukup disibukkan dengan padatnya arus penyeberangan.Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban ketika dikonfirmasi, Senin (4/1) membenarkan kalau puluhan ribu
kendaraan yang meninggalkan Bali didominasi oleh mobil pribadi dan bus pariwisata yang memuat wisdom.
“Saya perkirakan jumlah kendaraan tersebut sepertiganya dari jumlah saat Lebaran tahun lalu sehingga antrean yang
terjadi hanya di areal pelabuhan saja”jelasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1514 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun