Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Kendaraan Tinggalkan Bali Tembus Puluhan Ribu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jumlah kendaraan pribadi maupun bus pariwisata yang menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang Banyuwangi tembus hingga angka puluhan ribu. Membludaknya kendaraan tersebut menyusul habisnya liburan panjang Natal dan Tahun Baru dan liburan semester.
Dari data yang dihimpun di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (4/1) menyebutkan selama liburan Natal dan Tahun Baru yang bersamaan dengan liburan semester tercatat puluhan ribu penumpang dan kendaraan yang sebagian besar adalah wisdom meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Untuk pejalan kaki tercatat 10.122 orang, penumpang di dalam kendaraan sebanyak 275.257, sepeda motor sebanyak 22.257
unit, mobil pribadi sebanyak 19 ribu unit dan bus pariwisata serta AKAP tercatat 3.824 unit dan kendaraan barang jumlahnya 13.784 unit. Membludaknya jumlah kendaraan yang meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk membuat pedagang asongan menangguk untung berlipat ganda.
Sementara di sisi lain, petugas penyeberangan cukup disibukkan dengan padatnya arus penyeberangan.Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban ketika dikonfirmasi, Senin (4/1) membenarkan kalau puluhan ribu
kendaraan yang meninggalkan Bali didominasi oleh mobil pribadi dan bus pariwisata yang memuat wisdom.
“Saya perkirakan jumlah kendaraan tersebut sepertiganya dari jumlah saat Lebaran tahun lalu sehingga antrean yang
terjadi hanya di areal pelabuhan saja”jelasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 834 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 714 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 536 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 515 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik