Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah Dua Polisi Dan Lurah Dibobol Maling

Sabtu, 9 Januari 2010, 15:08 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Entah karena tidak tahu atau nekad, dua rumah anggota polisi dan sebuah rumah lurah yang terletak dalam satu kompleks perumahan dibobol maling dalam waktu yang hampir bersamaan pada Sabtu (9/1) dinihari. Total kerugian yang diderita ketiga korban diperkirakan mencapai puluhan juta. 

Dari informasi yang dihimpun di TKP, Sabtu (9/1) menyebutkan aksi pencurian berawal dari rumah Ketut Ardana, seorang anggota polisi dari unit Patroli Polsek Negara yang letaknya paling utara diantara rumah dua korban lainnya.

Maling masuk ke rumah yang terletak di bilangan Jalan Merak, Pendem, Jembrana itu dengan mencongkel jendela rumah di sisi timur. Maling dengan leluasa mengambil sebuah HP Nokia type 5200 dan sebuah HP Nokia type 1100 karena seisi rumah sedang tertidur lelap.

Diperkirakan Ardana menderita kerugian Rp. 1 juta. Kasus pencurian kedua menimpa, I Wayan Selamet yang juga seorang anggota unit Patroli Polsek Kota Negara. Selamet yang masih bertetangga dengan Ardana juga kehilangan HP Nokia. Maling masuk ke rumah korban juga dengan mencongkel jendela.

Setelah dua rumah polisi berhasil dibobol, pelaku pencurian yang diperkirakan sama, melanjutkan roadshownya dengan membobol rumah I Wayan Wilantara. Rumah Lurah Dauhwaru ini letaknya sekitar 100 meter arah selatan rumah dua anggota polisi tersebut.

Di rumah Wilantara, maling dengan leluasa masuk ke rumah korban karena Wilantara lalai tidak mengunci pintu gerbang maupun pintu rumahnya.

Di samping masuk dengan mudah, maling juga panen besar lantaran berhasil menggasak perhiasan emas sekitar 100 gram dan sebuah HP merk Motorolla serta tiga HP merk Nokia yang diperkirakan senilai Rp. 40 juta.

Kapolsek Kota Negara AKP Erwin Pratomo seijin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/1) membenarkan adanya kejadian pencurian beruntun yang menimpa dua anggotanya serta seorang lurah.

Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan, pungkasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami