Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 16 Juni 2026
Tabrak Pohon, 2 Pengendara Motor Tewas
Beritabali.com, Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Herman, 23, asal Jember tewas setelah sepeda motor ber nopol DK 2698 LA yang dikendarainya menabrak pohon perindang di jalan raya Banjar Teges, Desa Peliatan, Gianyar, Minggu (17/1).
Selain Herman, I Wayan Agus Angga Adi Krisna,16, asal Banjar Denjalan, Desa Batubulan juga tewas setelah motor yang dikendarai menabrak pohon perindang jalan di Banjar Kutri, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Sabtu (16/1) pukul 19.00 Wita. Dia meninggal dalam perawatan di RSUP Sanglah.
Data yang dikumpulkan di lapangan, Herman datang dari arah barat ke arah Desa Bedulu, Gianyar dengan membonceng seorang teman yang identitasnya masih dilidik polisi.
Tanpa dinyana motornya oleng dan menabrak pohon perindang di kiri atau utara jalan. Diduga, laki-laki yang bekerja di meubel Graha jati, Desa Mas ini mengantuk saat mengendarai motor.
Saat Herman terkulai di jalan dan tak lagi bernafas, seorang temannya yang dibonceng itu melarikan diri. Kuat dugaan, orang tak dikenal itu ketakutan saat melihat korban, Herman tewas dengan kondisi kepala pecah, telinga dan hidung mengeluarkan darah serta kaki kirinya patah.
Hal yang hampir sama juga terjadi pada I Wayan Agus Angga Adi Krisna,16, asal Banjar Denjalan Batubulan. Dia mengendarai motor dari arah utara ke selatan dengan kecepatan relative tinggi.
Setiba di lokasi kecelakaan, korban tak bisa menguasai motor sehingga menabrak pohon di barat jalan. Korban menderita luka pecah kepala dan pendarahan pada hidung dan telinga. Korban meninggal dalam perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar. Kasatlantas Polres AKP Aria Bima Viyasa Seizin Kapolres Gianyar AKBP K Suardana, mengatakan, kasus dua korban lakalantas ini akibat kelalaian mereka.
Kondisi ini terjadi karena korban sangat tidak memperhitungkan kondisi di jalan raya yang gelap dan licin akibat hujan. "Apalagi kalau disertai mata mengantuk, pasti berakibat fatal di jalan raya,’’ ujarnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun