Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bapak Meninggal, Ibu Kawin Lagi

Beritabali.com, Negara

Rabu, 20 Januari 2010, 17:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

I Ketut RN (10) termasuk bocah yang malang. Pasalnya, sejak dilahirkan dari rahim Ni Wayan Pr buah cinta dengan Alm. Ketut Tr sepuluh tahun silam, RN tidak nyaris tidak pernah menerima kasih sayang orang tuanya setelah bapaknya meninggal dan ibunya memilih kawin lagi padahal saat itu RN masih berupa bayi merah. 

Konon, Ketut Tr meninggal karena dihakimi massa di Desa Sidatapa, Buleleng sepuluh tahun silam. Pasca meninggalnya Tr, RN diasuh oleh ibunya, Pr, perempuan asal Buleleng.

Sayangnya, saat umurnya baru dua bulan, ibunya malah meninggalkan RN dan memilih kawin lagi dengan seorang pria asal Buleleng. Untuk melanjutkan hidupnya, RN diasuh oleh paman dan bibinya.

Pamannya yang bekerja sebagai tukang bangunan dan bibinya bekerja serabutan berusaha membesarkan RN dengan status anak angkat karena kedua pasangan suami istri ini kebetulan belum memiliki anak.

Menginjak usia sekolah, RN sempat mengecap pendidikan hingga kelas III SD di SDN 1 Batuagung namun karena alasan takut kepada gurunya, RN memilih berhenti.

Saat kelas I sampai kelas II saya rajin sekolah tapi ketika kelas III ada guru baru yang mengajar saya. Saya takut dan memilih berhenti sekolah, terang RN saat ditemui di Mapolsek Kota Negara, Rabu (20/1).

RN mengaku saat duduk di bangku sekolah dia seringkali memperoleh juara kalau mengikuti lomba lari dan makan kerupuk. Menurut tetangganya, RN tergolong anak yang cerdas dalam urusan berhitung dan membaca.

Dia juga mampu menceritakan secara jelas riwayat orang tuanya dan orang yang mengasuhnya sejak ditinggal oleh orang tuanya, terang salah seorang tetangganya. Sayangnya, kata tetangganya itu, kurangnya kasih sayang orang tua ditambah lingkungan tempat tinggalnya yang kurang mendukung serta kondisi ekonomi paman dan bibinya yang serba kekurangan membuat RN berubah menjadi bocah nakal dan dikenal suka mencuri.


Sejak kelas I SD dia sudah suka mencuri, terutama barang-barang milik temannya, ujar tetangganya itu. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami