Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Oknum PNS DKP Denpasar Diganjar 3,5 Tahun
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
I Wayan Renda (41), oknum PNS pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar, Senin (10/5) akhirnya diganjar dengan hukuman penjara selama 3,5 tahun dikurangi masa tahanan. Vonis majelis hakim yang dipimpin Posma P. Nainggolan, S.H., ini sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Wayan Yusmawati, S.H.
Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan sependapat dengan JPU Yusmawati bahwa terdakwa I Wayan Renda telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi uang pajak reklame di DKP Kota Denpasar senilai Rp 1,2 miliar sehingga melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang telah dirubah menjadi UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.
Majelis hakim menyatakan, berdasarkan keterangan para saksi yang sudah diperiksa dalam sidang, maupun keterangan terdakwa sendiri terungkap fakta-fakta yang membuktikan kesalahan terdakwa.
Majelis hakim juga menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan, serta membayar uang pengganti senilai sekitar Rp 873.977. 591. jika tak mau hukumannya ditambah dua tahun lagi.
Kasus ini mulai terungkap ketika terdakwa mangkir dari kerja sejak tanggal 21 Juli 2009. Selanjutnya pada 29 Juli 2009. Bendahara khusus penerimaan setoran pajak reklame ini tenyata tidak pernah menyetor uang pajak ke kas DKP dibank BPD Cabang Denpasar.
Setelah rumahnya digeledah oleh saksi Wayan Karya dan Dewa Putu Sastradi, ditemukan dua bendel tanda bukti setoran
pajak reklame pada 15 Juli 2009 dan 16 Juli 2009, yang merupakan bukti uang setoran bulan April hingga Juli 2009 oleh petugas pungut senilai sekitar Rp 1,2 miliar.
Uang sebanyak itu sudah dipakai terdakwa untuk membeli sepeda motor, membeli mobil hard top, membayar pinjaman di Koperasi Kumbasari sebesar Rp 200 juta, serta sisanya untuk kawin lagi di Jawa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan