Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lagi, Tim Arkeolog Temukan 4 Sarkofagus

Beritabali.com, Blahbatuh

Rabu, 19 Mei 2010, 16:46 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Tim arkeolog dari Balai Arkeologi Denpasar kembali menemukan 4 buah sarkofagus atau peti kubur batu di lokasi areal penggalian batu bata di kawasan Bitera, Buruan, Blahbatuh, Gianyar, Rabu (19/5). 

Sekitar 5 orang penggali dari tim Balai Arkeologi Denpasar hari ini nampak melakukan upaya penggalian empat buah sarkofagus.

Keempat sarkofagus ini ditemukan setelah penemuan sebelumnya satu buah sarkofagus tak jauh dari lokaso keempat sarkofagus ini.

Peneliti Balai Arkeologi Denpasar, Bali, Dra Ayu Kusumawati membenarkan penemuan keempat sarkofagus tersebut.

3 diantaranya sarkofagus berisi pahatan kedok muka, satu sarkofagus lagi berada dalam posisi numpuk di salah satu sarkofagus kedok muka. Jadi jumlah semuanya ada 4 yang baru ditemukan, secara keseluruhan total sudah 5 sarkofagus ditemukan di lokasi ini, katanya.

Kusumawati menyebutkan, saking banyaknya sarkofagus yang ditemukan, pihaknya akan terus melakukan penggalian hingga semua sarkofagus berhasil didapatkan.

Kendatipun ada beberapa yang sudah hancur karena dirusak, namun tetap kami selamatkan, jelasnya.

Kusumawati menambahkan, dari hasil penggalian tersebut pihaknya hanya menemukan gigi serta belahan periuk.

Harta karun berupa emas dan lain sebagainya tak ada kami temukan, ucapnya.

Umur sarkofagus ini sendiri seperti diungkapkan oleh Kusumawati sama dengan sarkofagus yang diketemukan pada hari Minggu (16/5) kemarin, yakni sekitar 2000 tahun, berasal dari jaman prasejarah.

"Saat itu manusia telah mengenal masa perundagian serta alat logam. Hal ini dapat dilihat dari adanya pahatan tonjolan muka di peti kubur," kata Kusumawati.

Biasanya sarkofagus ini diperuntukkan bagi orang yang berpengaruh pada jaman itu.

Hanya kaum bangsawan dan orang yang berpengaruh menggunakan peti kubur semacam ini, ungkapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami